Perusahaan Wanita Terkaya di Dunia Butuh 20.000 Karyawan Baru, Gajinya Rp291 Ribu/Jam

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Rabu 01 September 2021 14:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 01 622 2464478 perusahaan-wanita-terkaya-di-dunia-butuh-20-000-karyawan-baru-gajinya-rp291-ribu-jam-OwxcsW10aB.jpg Perusahaan Wanita Terkaya di Dunia Butuh 20 Ribu Karyawan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Walmart Inc, perusahaan milik keluarga miliader Sam Walton berencana merekrut 20.000 karyawan baru dan menaikkan upah mereka untuk mengurusi bidang pasokan barang.

Kini Walmart dikelola oleh anak Sam Walton yakni Alice Walton. Alice Walton merupakan wanita terkaya di dunia dengan kekayaan mencapai USD67,5 miliar atau setara Rp965,2 triliun.

Manajemen berharap langkah ini dapat mengantisipasi naiknya permintaan barang yang diperkirakan akan melesat jelang liburan akhir tahun ini.

Baca Juga: Gaji Tak Naik, Walmart Cairkan Bonus Rp5,4 Triliun untuk Karyawan

Perusahaan ritel asal Amerika Serikat (AS) ini akan menempatkan para pekerja barunya untuk tugas-tugas seputar produksi seperti pembelian, pergudangan, distribusi, prakiraan keuangan, biaya, akurasi, layanan pelanggan, dan keselamatan baik full-time ataupun part-time.

"Rekrutan baru ini akan ditempatkan di lebih dari 250 pusat distribusi Walmart dan cabang perusahaan Sam's Club," kata manajemen dalam sebuah pernyataan dilansir Reuters, Rabu (1/9/2021).

Perusahaan akan mengupah pekerja divisi supply-chain dengan rata-rata nominal sebesar USD20,37 per jam (Rp291 ribu). Angka ini naik dibandingkan pada Februari lalu yang mencapai USD15,25 per jam (Rp217 ribu).

Bukan kali pertama Walmart merekrut pekerja musiman seperti ini. Pada tahun lalu, 20.000 karyawan baru dipekerjakan untuk memenuhi stok sumber daya manusia dalam mengantisipasi permintaan barang jelang liburan.

Manajemen tidak menjelaskan total biaya yang dikeluarkan untuk agenda ini. Langkah ini dinilai terjadi di tengah kekhawatiran minimnya pekerja di toko dan gudang selama musim liburan karena pandemi Covid-19.

Inilah yang kemudian membuat manajemen mau menaikkan upah karyawan tahun ini.

Tidak hanya Walmart, strategi rekrutmen pekerja musiman juga dilakukan oleh banyak perusahaan AS lainnya.

Tahun lalu, banyak perusahaan Negeri Paman Sam yang mempekerjakan ribuan pekerja musiman untuk memperkuat distribusi mereka dan memangkas waktu pengiriman karena sebagian besar pembelian telah bergeser secara online.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini