4 Aturan Restrukturisasi Kredit, Cek Syarat yang Layak Dapat Keringanan

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Jum'at 03 September 2021 07:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 03 320 2465431 4-aturan-restrukturisasi-kredit-cek-syarat-yang-layak-dapat-keringanan-UKfORTs2CX.jpg OJK Memperpanjang Relaksasi Restrukturisasi Kredit Perbankan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memutuskan memperpanjang masa relaksasi restrukturisasi kredit perbankan selama satu tahun dari 31 Maret 2022 menjadi 31 Maret 2023. Perpanjangan relaksasi restrukturisasi kredit ini berlaku bagi BPR dan BPRS.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, keputusan itu diambil untuk terus menjaga momentum percepatan pemulihan ekonomi nasional dan stabilitas perbankan serta kinerja debitur restrukturisasi Covid-19 yang sudah mulai mengalami perbaikan.

Baca Juga: OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 31 Maret 2023

“Restrukturisasi kredit yang kami keluarkan sejak awal 2020 telah sangat membantu perbankan dan para debitur termasuk pelaku UMKM. Untuk menjaga momentum itu dan memitigasi dampak dari masih tingginya penyebaran Covid 19 maka masa berlaku relaksasi restrukturisasi kami perpanjang hingga 2023,” kata Wimboh melalui keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia, Jumat (3/9/2021).

Penerapan manajemen risiko dalam relaksasi restrukturisasi tetap menjadi pedoman dalam pelaksanaan kebijakan ini yang terdiri dari:

1. Kriteria debitur restrukturisasi yang layak mendapatkan perpanjangan. Penerapan self assessment terhadap debitur yang dinilai mampu terus bertahan, masih memiliki prospek usaha, dan oleh karena itu layak mendapatkan perpanjangan.

Baca Juga: Restrukturisasi Kredit Perbankan Hampir Tembus Rp1.000 Triliun

2. Kecukupan pembentukan CKPN. Terhadap debitur-debitur yang dinilai tidak lagi mampu bertahan setelah diberikan restrukturisasi pada tahap pertama, bank diminta mulai membentuk CKPN.

3. Prasyarat Pembagian Deviden. Dalam hal bank akan melakukan pembagian dividen, agar mempertimbangkan ketahanan modal atas tambahan CKPN yang harus dibentuk untuk mengantisipasi potensi penurunan kualitas kredit restrukturisasi

4. Stress testing dampak restrukturisasi terhadap permodalan dan likuiditas Bank

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini