Share

4 Fakta Menarik Gas Elpiji 3 Kg Hanya untuk Pemilik Kartu Sembako

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 03 September 2021 18:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 03 320 2465626 4-fakta-menarik-gas-elpiji-3-kg-hanya-untuk-pemilik-kartu-sembako-xULDV1nx41.jpg Penyaluran Gas Elpiji 3 Kg. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pembeli gas elpiji 3 kilogram (Kg) tidak bisa dilakukan sembarang orang. Pasalnya, pemerintah berencana membatasi pembelian gas elpiji 3 kg hanya untuk pemilik kartu sembako.

Langkah tersebut dilakuka supaya penggunaan gas elpiji lebih tepat sasaran.

Okezone pun merangkum fakta-fakta menarik gas elpiji 3 kg untuk pemilik kartu sembako, Jumat (3/9/2021):

1. Pemilik Kartu Sembako

"Jadi penerima kartu sembako juga akan menerima elpiji dan kita harapkan lebih berkah bagi mereka yang pantas menerima,” ujar Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas Pungky Sumadi di Kantor Bappenas Jakarta.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Dapat Tugas Baru Distribusikan LPG 3 Kg

2. Skema Penyaluran Gas Elpiji 3 Kg

Skema pemberian elpiji subsidi 3 kilogram tersebut akan berbasis pada Nomor induk Kependudukan (NIK) yang kini Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tengah diperbaiki oleh Kementerian Sosial. Pemerintah menargetkan pembaruan data DTKS tersebut selesai pada akhir 2021.

“Skemanya akan kita masukkan ke data (penerima) sembako, tapi data sembakonya kita perbaiki sesuai NIK,” kata Pungky.

Baca Juga: Jangan Takut Kehabisan, Pasokan LPG Ditambah 3% Jelang Lebaran

3. Alasan dengan Kartu Sembako

Alasan pemerintah memilih masyarakat pemilik kartu sembako sebagai orang yang berhak membeli elpiji 3 kilogram dikarenakan pemerintah tidak ingin kembali menambah skema perlindungan sosial yang semakin semrawut.

Dia mengungkapkan sebelum pandemi COVID-19, pemerintah mempunyai 4 program perlindungan sosial dengan penerimaan rata-rata sebesar Rp250 ribu per bulan per keluarga.

Namun pada pandemi COVID-19, pemerintah mempunyai 14 program perlindungan sosial dengan penerimaan rata-rata Rp485 ribu per bulan. Menurutnya, basis penerima masing-masing program yang berbeda membuat penyaluran program perlindungan sosial tidak efektif.

4. Perubahan Skema Subsidi untuk Gas 3 Kg

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan bahwa pemerintah mengubah skema subsidi energi dari berbasis komoditas menjadi berbasis penerima secara bertahap mulai tahun 2022. Selain elpiji 3 kilogram, reformasi subsidi tersebut juga direncanakan untuk listrik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini