Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dapat Proyek Tol Becakayu, Waskita Beton Raup Kontrak Baru Rp857 Miliar

Agregasi Harian Neraca , Jurnalis-Senin, 06 September 2021 |13:16 WIB
Dapat Proyek Tol Becakayu, Waskita Beton Raup Kontrak Baru Rp857 Miliar
Ilustrasi Jalan Tol (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) membukukan nilai kontrak baru senilai Rp857 miliar per Agustus 2021. Perseroan mengungkapkan, beberapa proyek baru yang didapatkan perseroan berasal dari proyek internal sebesar 45% seperti tol Becakayu Seksi 2B dan rumah Kupang (Rumah Instan Sehat Sederhana/RISHA).

Sedangkan 55% lainnya berasal dari proyek eskternal seperti pembangunan Simpang Susun Dukuh Atas, Proyek Tol Binjai - Pangkalan, dan RDMP RU V Balikpapan.

Kata Direktur Pemasaran WSBP, FX Poerbayu Ratsunu, selain dari dalam negeri, perseroan juga melebarkan sayapnya ke pasar luar negeri melalui kemitraan dengan holding dan kolaborasi dengan kontraktor atau precaster internasional.

“Salah satu negara yang ditargetkan untuk melakukan kerja sama adalah Myanmar dan per Agustus kami berhasil mendapatkan proyek tersebut,”ujarnya, seperti dilansir Harian Neraca, Senin (6/9/2021).

Baca Juga: Atasi Banjir di Tol Serpong, Anak Usaha META Kantongi Pinjaman Rp750 Miliar

Proyek yang dikerjakan WSBP di luar negeri adalah proyek pelabuhan Thilawa Shipyard Myanmar dengan CCCC Fourth Harbor Engineering Co. Ltd. Melalui proyek ini, WSBP masih memiliki peluang untuk mendapatkan seksi lanjutan pada pekerjaan proyek ini ke depannya.

Lebih lanjut, saat ini WSBP disebut akan meningkatkan agilitas dan daya saing melalui digitalisasi dan desentralisasi, mengembangkan dan menjual produk baru yang telah dikembangkan, serta berkolaborasi dengan pihak eksternal.

Baca Juga: Capex Rp500 Miliar, Catur Sentosa (CSAP) Buka 4 Gerai Baru

Dengan demikian, WSBP merasa optimistis dapat bertransformasi menjadi perusahaan yang unggul. Program manajemen ini juga didukung dengan adanya inovasi produk, kesiapan teknologi digitalisasi, restrukturisasi organisasi, dan program desentralisasi.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement