Bangun Bandara Dhoho di Kediri, Gudang Garam Taksir Baru Balik Modal 50 Tahun

Aditya Pratama, Jurnalis · Kamis 09 September 2021 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 09 320 2468743 bangun-bandara-dhoho-di-kediri-gudang-garam-taksir-baru-balik-modal-50-tahun-SDBCWtikUF.jpg Perkembangan Proyek Bandara Dhoho Kediri. (Foto: Okezone.com/AP 2)

JAKARTA - PT Gudang Garam Tbk (GGRM) membangun Bandara Dhoho di Kediri, Jawa Timur. Adapun penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk proyek Bandara Kediri pada 2020 dengan bentuk kerjasama build operate transfer (BOT).

Direktur Gudang Garam Istata Taswin Siddharta mengatakan, sampai saat ini Gudang Garam belum menetapkan masa konsesi di Bandara Dhoho. Namun, menurut kajian dan perhitungan Gudang Garam, lama masa konsesi diperlukan lebih dari 50 tahun.

Baca Juga: Megaproyek Gudang Garam di Kediri, dari Bandara hingga Jalan Tol

"Menurut perhitungan kami itu mungkin diperlukan lebih dari 50 tahun, tapi itu juga akan sangat tergantung dari perkembangan daerah dan traffic bandara itu sendiri. Kami mengharap kalau misalkan traffic bisa banyak naik mungkin di bawah 50 tahun kita sudah bisa breakevent," ujar Istata dalam Public Expose Live 2021, Kamis (9/9/2021).

Istata menambahkan, terdapat beberapa kendala yang terjadi pada pembangunan Bandara Dhoho di masa pandemi Covid-19 saat ini, mulai dari konsultan, tenaga konstruksi, dan lain-lain banyak yang terkendala akibat terkena Covid maupun perjalanan yang dibatasi.

"Tapi kendala-kendala ini semua masih kita atasi cukup baik sejauh ini," kata dia.

Baca Juga: Menko Luhut soal Proyek Bandara Kediri, Beroperasi 2023

Terkait belanja modal yang telah dikeluarkan Perseroan untuk pembangunan bandara tersebut, dia menyebut hal tersebut digunakan untuk penyiapan lahan dan biaya modal yang telah keluarkan sejauh ini hampir menyentuh angka Rp5 triliun.

"Termasuk buat biaya perolehan lahan dan lain-lain, konsultan, desain, serta penyiapan lahan," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini