5 Fakta Pencairan BLT UMKM Rp1,2 Juta, Dipantau Ketat KPK

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Sabtu 11 September 2021 06:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 10 320 2469134 5-fakta-pencairan-blt-umkm-rp1-2-juta-dipantau-ketat-kpk-J0aiKBiSBW.jpeg Pencairan BLT UMKM dipantau KPK (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Penyaluran BLT UMKM dipantau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui JAGA.ID yang menyediakan media untuk masyarakat dalam mengawal dan mengawasi BLT UMKM.

BLT UMKM atau Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) merupakan program yang dilaksanakan oleh Kementerian Koperasi dan UKM. Adapun bantuan dana tersebut diberikan untuk membantu para pelaku usaha mikro di masa pandemi Covid-19.

Berikut fakta-fakta mengenai BLT UMKM dipantau KPK yang dirangkum Okezone.

Baca Juga: 5 Fakta BLT PKL Rp1,2 Juta Cair, Jangan Kurang Satu Rupiah Pun!

1. Lebih transparan dan tepag sasaran

Pemerintah berupaya agarn BLT UMKM lebih transparan dan tepat sasaran. Caranya dengan menggandeng KPK melalui JAGA.ID yang menyediakan media untuk masyarakat dalam mengawal dan mengawasi BLT UMKM.

"Kami ucapkan terima kasih kepada KPK, BPK, BPKP dan seluruh stakeholder terkait atas segala masukan dan kerjasamanya dalam rangka penyempurnaan penyaluran BPUM agar terus semakin baik lagi," tegas Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam Acara Webinar JAGA.id Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara daring di Jakarta, Selasa (7/9/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani Ingatkan BLT PKL Rp1,2 Juta Utuh Tanpa Potongan

2. Disalurkan Namun Bertahap

Pemerintah mencatat realisasi penyaluran Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) 2021 atau BLT UMKM mencapai Rp14,21 Triliun atau 92,35% dari total senilai Rp15,36 triliun. Realisasi penyaluran BPUM senilai Rp14,21 Triliun itu diperuntukkan untuk 11,84 juta pelaku usaha mikro.

"Secara keseluruhan, dana BPUM mencapai nilai Rp15,36 triliun yang ditujukan bagi 12,8 juta pelaku usaha," ujar Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

3. Dua Tahap

Untuk tahap pertama sukses tersalurkan 100% kepada 9,8 juta pelaku usaha mikro dengan anggaran sebesar Rp11,76 Triliun.

Berikutnya di tahap kedua, target yang ditentukan sebanyak 3 juta pelaku usaha mikro dengan anggaran sebesar Rp3,6 Triliun. Adapun yang sudah terealisasi sebesar Rp2,45 Triliun untuk 2,043 juta pelaku usaha mikro.

4. Target 3 Juta untuk Pendaftar

BPUM sebesar Rp1,2 juta tahap 2 untuk 1 juta UMKM akan kembali dicairkan bulan ini. Hingga kini masih ada 1 juta pelaku usaha belum mendapatkan BLT UMKM Rp1,2 juta tahap 2.

Pada BLT UMKM tahap 2, ditargetkan 3 juta pelaku usaha mendapatkan bantuan Rp1,2 juta. Hingga saat ini, baru sekira 2 juta pelaku usaha yang mendapatkan BLT UMKM Rp1,2 juta.

5. Rekomendasi dari Kemenkop UKM

Kemenkop UKM memberikan beberapa rekomendasi untuk mengoptimalkan penyaluran BPUM agar tepat sasaran dan memastikan bantuan digunakan sesuai peruntukannya.

Pertama, verifikasi validasi data calon penerima BPUM 2021 menjadi keharusan dalam rangka mendukung terwujudnya basis data tunggal usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terintegrasi.

Kemudian pengawasan intensif yang disertai dengan pengaturan sanksi terhadap pihak pengusul akan dapat meminimalisir pengajuan calon penerima BPUM yang melanggar kriteria sesuai peraturan perundang-undangan.

Selanjutnya, pendampingan calon penerima BPUM diperlukan agar dapat mengarahkan penggunaan bantuan sesuai dengan peruntukan. Terakhir, penggunaan online monitoring system untuk mempermudah sistem pengawasan serta monitoring dan evaluasi pengelolaan program bantuan bagi UMKM.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini