Harga Emas Turun Imbas Ketidakpastian The Fed

Antara, Jurnalis · Sabtu 11 September 2021 07:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 11 320 2469649 harga-emas-turun-imbas-ketidakpastian-the-fed-VRMXzhlgkN.jpg Harga Emas Turun (Foto: Reuters)

JAKARTA - Harga emas tergelincir pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), kembali berada di bawah level psikologis USD1.800 di tengah ketidakpastian atas jadwal waktu tapering atau pengurangan pembelian aset Federal Reserve AS, yang menyebabkan sebagian besar investor menahan diri.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, merosot USD7,9 atau 0,44%, menjadi ditutup pada USD1.792,10 per ounce. Emas kehilangan lebih dari 2,0% untuk minggu ini.

Baca Juga: Harga Emas Berjangka Anjlok

Sehari sebelumnya, Kamis 9 September 2021,, emas berjangka terangkat USD6,5 atau 0,36% menjadi USD1.800, setelah jatuh USD5 dolar atau 0,28% menjadi USD1.793,50 pada Rabu 8 September 2021, dan terjun USD35,2 atau 1,92% menjadi USD1.798,50 pada Selasa 7 September 2021.

Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities, mengatakan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS mencegah dana-dana spekulatif berpindah ke emas.

Baca Juga: Harga Emas Berjangka Jatuh Tertekan Dolar AS

Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan naik setelah data ekonomi menunjukkan inflasi yang tinggi dapat bertahan untuk beberapa waktu. Sementara emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, imbal hasil yang lebih tinggi diterjemahkan ke dalam peluang kerugian yang lebih besar memegang emas tanpa suku bunga.

"Data indeks harga produsen AS yang meningkat dapat mendorong orang untuk percaya bahwa The Fed dapat menunjukkan sedikit kurang akomodatif di kemudian hari," tambah Melek.

Investor emas memantau dengan cermat keputusan Fed, karena emas yang tidak memberikan imbal hasil cenderung naik ketika suku bunga rendah.

Banyak pelaku pasar emas menahan diri karena ketidakpastian seputar jadwal waktu tapering Fed, kata analis Commerzbank Daniel Briesemann.

Karena dolar kemungkinan akan melemah hingga akhir tahun, analis pasar berpendapat bahwa emas layak dibeli ketika turun di bawah USD1.800.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 27,7 sen atau 1,15%, menjadi ditutup pada USD23,9 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun USD18 atau 1,85% menjadi ditutup pada USD956,5 per ounce.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini