5 Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Pekan Depan

Anggie Ariesta, Jurnalis · Minggu 12 September 2021 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 12 278 2470054 5-rekomendasi-saham-untuk-perdagangan-pekan-depan-kNqYVLApTR.jpg Rekomendasi Saham Pekan Depan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,52% pada minggu periode 6-10 September 2021. Pada perdagangan akhir pekan, IHSG ditutup di bawah 6.100.

Menurut Founder Master Mind Trader Hendri Setiadi, ada lima emiten yang berpeluang positif pada pekan depan, di antaranya FKS Food Sejahtera Tbk (AISA), PT Wijaya Karya Beton Tbk. (WTON), PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR), PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP), dan PT Multipolar Tbk (MLPL).

Baca Juga: IHSG dalam Tekanan, Jangan Kaget Tiba-Tiba Turun dari Level 6.000

Hendri melihat untuk AISA pergerakannya masih ranging sejak 6 Juli. "Per hari Jumat juga sekitar Rp 7-8 jadi tergantung trading plan-nya, jadi posisi masih layak di hold, level support di 194 kemudian resisten ada di 224," katanya, Minggu (12/9/2021).

Untuk WTON, kata Hendri, satu pekan ini mengalami kecenderungan koreksi, namun pada penutupan perdagangan kemarin menunjukkan sinyal rebound.

Baca Juga: IHSG Diprediksi Melemah, Cermati 10 Saham dari BBCA hinga ICBP

"Untuk WTON yang pergerakan hariannya sekitar Rp 12-13 masih bisa di hold, perhatikan saja level supportnya 232 kemudian level resistennya berada di 270," ujarnya.

Kemudian LPKR secara umum masih downtren, jadi untuk satu pekan kedepan jika perdangangan Jumat kemarin ditutup menguat 1,42% bisa dilihat perdagangan hari Senin menguji level resisten di 145.

"Jadi wait and see dulu di hari Senin kalau lebih dari 145 boleh masuk posisi ada peluang. LPKR range-nya tidak cukup besar Rp 6-7 per hari, kita lihat apakah dia mampu luluh break diatas 145 tidak," kata Hendri.

Selanjutnya BABP pada perdagangan Jumat menguat cukup signifikan 4% lebih di 348. "Jadi kalau yang belum masuk posisi ini masih besar peluangnya untuk BABP, dia level resistennya di 526, masih bisa di hold karena telah meninggalkan level support yang jauh," jelasnya.

Terakhir ada MLPL, Hendri melihat pada Jumat lalu saham tersebut terkoreksi 2% di 505, pergerakannya cenderung juga masih ranging. "Dicermati saja level support-nya 464 masih layak di hold, level resistennya di 525," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini