IHSG dalam Tekanan, Jangan Kaget Tiba-Tiba Turun dari Level 6.000

Aditya Pratama, Jurnalis · Kamis 09 September 2021 07:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 09 278 2468483 ihsg-dalam-tekanan-jangan-kaget-tiba-tiba-turun-dari-level-6-000-NXaukpKTsh.jpg IHSG Diprediksi Melemah (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan hari ini. IHSG akan berada di kisaran 5.966-6.045.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG tertekan cukup dalam hingga break out support MA200 di kisaran level 6.053.

"Pergerakan selanjutnya akan diiringi dengan momentum bearish indikator Stochastic dan RSI dengan pengujian level psikologis 6.000, sehingga secara teknikal IHSG berpotensi kembali tertekan dengan support resistance 5.966-6.045," ujar Lanjar dalam risetnya, Jakarta, Kamis (9/9/2021).

Saham-saham yang masih dapat dicermati secara teknikal di antaranya; BRPT, SILO, AKRA, TOWR, BBRI, TLKM.

Sebelumnya, IHSG ditutup turun signifikan 86,38 poin atau 1,41 persen ke level 6.026 dengan indeks sektor Industri (-1.80%) dan Keuangan (-1.79%) memimpin pelemahan. Investor asing melakukan aksi jual bersih sebesar Rp544,57 miliar dengan saham BBRI, BBCA, MLPL, MDKA dan ARTO yang menjadi top net sell value investor asing.

Penurunan data indeks keyakinan konsumen yang kembali di level rendah selama dua bulan terakhir menjadi trigger negatif Investor dalam melihat optimisme konsumen terhadap perekonomian Indonesia saat ini.

Leader:

DCII, CMNT, SUPR, INKP, DMMX

Laggard:

BBCA, BBRI, EMTK, UNVR, TLKM

Sementara itu, Bursa Asia berpotensi tergelincir pada perdagangan hari ini mengiringi penurunan di saham AS semalam karena investor terus resah atas perlambatan pemulihan ekonomi dari pandemi. Kontrak AS berfluktuasi setelah S&P 500 mundur untuk hari ketiga dan Nasdaq 100 mengalami penurunan terbesar dalam dua minggu. Sebuah survei bank sentral AS mengisyaratkan moderasi dalam pertumbuhan ekonomi karena strain virus delta.

Saham China di AS jatuh di tengah kekhawatiran baru tentang tindakan keras peraturan Beijing setelah pejabat memanggil perusahaan game. Investor juga menanti Presiden AS Joe Biden dalam membuat pilihannya minggu ini tentang apakah akan mencalonkan kembali Ketua Fed Jerome Powell untuk masa jabatan kedua.

Dari dalam negeri Investor data penjualan eceran yang diperkirakan membaik diharapkan menjadi katalis positif dan menahan optimisme investor yang menurun. Sehingga secara sentimen IHSG berpotensi tertekan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini