Menko Airlangga Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 3,7%-4,5% Tahun Ini

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Rabu 15 September 2021 17:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 15 320 2471893 menko-airlangga-optimistis-ekonomi-ri-tumbuh-3-7-4-5-tahun-ini-MVueIZbgPo.jpg Menko Perekonomian Airlangga (Foto: Dok Kemenko Perekonomian)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memperkirakan ekonomi Indonesia pada tahun ini akan bertumbuh 3,7% sampai 4,5% secara year on year/yoy, serta 5,2% pada tahun 2022.

Kemudian kata dia, pada sisi supply, seluruh sektor tumbuh positif dan menunjukkan perbaikan kinerja akibat membaiknya permintaan domestik dan negara mitra dagang. Di antaranya adalah sektor Industri Pengolahan dan Perdagangan yang merupakan kontributor utama perekonomian nasional yang tercatat pertumbuhan significant. Pertumbuhan ini juga merupakan pertumbuhan triwulan yang tertinggi sejak krisis sub-prime mortgage.

"Kalau kita lihat pertumbuhan ekonomi kita di kuartal II 2021 ini, tumbuh 7,07%, dengan penerapan PPKM di kuartal III ini ada penurunan sedikit, namun secara year on year di akhir tahun diharapkan bisa 3,7% sampai 4,5%," ujar Menko dalam pemberian Kuliah Umum di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Rabu (15/9/2021).

Baca Juga: Menko Airlangga ke Pedagang: Jangan Pinjam di Rentenir

Dia menjelaskan, pertumbuhan ini merupakan korelasi dari kasus positif covid 19 yang mulai menurun. Menurutnya kalau dilihat dari tren, sebelum dilakukan PPKM ekonomi Indonesia meningkat, dan setelah penerapan PPKM memang membuat beberapa sektor mengalami tren negatif.

"Namun kita lihat juga ketika mobilitas ini diberikan relaksasi tren ini mulai naik kembali, Artinya pertumbuhan ekonomi itu akan positif, kalau covid nya negatif, tetapi kalau Covid positif pertumbuhan ekonominya negatif," sambungnya.

Baca Juga: Menko Airlangga Temui Peserta Kartu Prakerja di Papua

Menurutnya pencapaian target ini akan bergantung pada peran serta masyarakat dalam meningkatkan efektivitas pengendalian pandemi Covid-19. Pemerintah terus memperkuat pengendalian pandemi dari sisi hulu hingga hilir guna memastikan pencegahan dan penanganan yang lebih efektif.

Penguatan disisi hulu dilakukan melalui peningkatan akselerasi vaksinasi, peningkatan disiplin protokol kesehatan, peningkatan jumlah testing dan tracing, serta pengendalian mobilitas masyarakat melalui pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Pada bulan September ini pemerintah menargetkan dosis vaksinasi per hari adalah sebesar 2 – 2,3 juta jiwa sehingga akan mendukung target vaksinasi sebanyak 208 juta jiwa di akhir tahun 2021. Patut kita syukuri bersama bahwa melalui penguatan di hulu ini angka positivity rate per 13 September 2021 berhasil turun menjadi 2,14%.

“Sementara itu, penguatan di sisi hilir akan dilakukan melalui peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini