Tak Lagi Booming, Pedagang Sepeda Gigit Jari Penjualan Anjlok 30%

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Kamis 16 September 2021 14:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 320 2472329 tak-lagi-booming-pedagang-sepeda-gigit-jari-penjualan-anjlok-30-WHBjTRHTOR.jpg Penjualan Sepeda Turun. (Foto: Okezone.com/MPI)

JAKARTA - Penjualan sepeda tahun ini tidak seantusias tahun lalu. Tepat pada awal Covid di 2020, bisnis sepeda meningkat sangat pesat.

Bahkan peningkatan permintaan sepeda pada saat itu menimbulkan kelangkaan barang. Oleh karena itu, harga sepeda dijual dengan harga tinggi.

Baca Juga: Bisa Sebabkan Kematian, Begini 5 Tips Hadapi Turunan saat Bersepeda

Namun sekarang ini, Menurut Salah Satu Pemilik Toko sepeda Maju Jaya, Linda, penjualan sepeda sudah menurun. Padahal harga sepeda saat ini sudah menyentuh harga normal ketimbang 2020.

"Kalau penjualan naik 100%, karena itu kalau bisa dibilang bonus, dan itu cuma terjadi beberapa bulan doang, dan belum tentu akan terjadi lagi. Karena selama dagang sepeda tidak pernah seramai itu," ujarnya ketika di temui MNC Portal Indonesia, Kamis (16/9/2021).

Baca Juga: Dua Spesialis Pencuri Sepeda "Sultan" Ditangkap Polisi

Pemilik toko JKTSepeda itu mengakui bahwa penjualan di 2020 mampu meraup omzetnya hingga kenaikan 100% dibanding penjualan-penjualan pada hari-hari biasanya.

"Meledaknya itu sepeda sekitar bulan 6, di 2020, itu sekitar 4 bulan lah, nah setelah 4 bulan itu sampai sekarang mulai menurun pelan-pelan, saat ini ada penurunan sekitar 30% lah," lanjut Linda

Linda mengaku sampai saat ini bisnis usahanya mengalami tren penurunan seiring kasus Covid-19 yang semakin membaik. Oleh karena itu, dirinya menyiasati bisnis dengan berjualan online.

"Tren masih, namun kalau dibandingin tahun lalu hitungannya menurun, masyarakat lebih banyak yang mencari sepeda, misalnya yang banyak dicari itu saat ini sepeda lipat dan road bike," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini