Incar Pendapatan USD359 Juta, Hexindo (HEXA) Targetkan Penjualan Alat Berat 1.626 Unit

Selasa 21 September 2021 12:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 21 278 2474565 incar-pendapatan-usd359-juta-hexindo-hexa-targetkan-penjualan-alat-berat-1-626-unit-XVabk2Py49.jpg Target Penjualan dan Pendapatan Hexindo. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) menargetkan pendapatan mencapai USD359,4 juta dengan target kuantitas penjualan produk sebesar 1.626 unit.

“Untuk kuantitas penjualan alat berat kami targetkan penjualan total sebesar 1.626 unit,” kata Direktur Hexindo, Yoshendri di Jakarta, dikutip dari Harian Neraca, Selasa (21/9/2021).

Baca Juga: Intip Potensi IHSG Tembus Level 6.500

Disampaikannya pula, perseroan menargetkan pendapatan bersih USD31,35 juta untuk periode Juli 2021 - Juni 2022. Sementara Presiden Direktur Hexindo, Djonggi Gultom menambahkan, pada kuartal pertama tahun fiskal 2021 ini terlihat kondisi pasar alat berat cukup bergairah yang terlihat dari tingginya permintaan dari pelanggan.

Dia mengatakan kenaikan harga komoditas terutama batu bara, nikel, hingga CPO mendorong permintaan alat berat pada periode Juli - September 2021.

Baca Juga: IHSG Anjlok1,22%, Pagi Ini di Level 6.002

“Jadi kami juga sampai saat ini masih mengalami shortage stock, cukup kewalahan untuk memenuhi permintaan pelanggan kami. Namun demikian, seiring dengan berjalannya waktu, suplai dari pabrikan kami menjadi lebih baik dan ada terjadi percepatan,” kata Djonggi.

Direktur Hexindo Dwi Swasono menambahkan, perseroan juga memiliki strategi memperkuat layanan kepada pelanggan untuk dapat mencapai target. Dia menyebut emiten dengan kode saham HEXA ini memiliki pelanggan yang sangat loyal dan sudah memiliki kontrak baik dengan perseroan maupun dengan pemilik proyek.

“Kami optimistis selama dukungan kami kepada pelanggan ini terus ditingkatkan atau setidaknya sama seperti sebelumnya, paling tidak ini yang kami jaga untuk bisa mencapai asa mencapai target tahun fiskal 2021,” ujar Dwi.

Dilihat dari sektornya, HEXA memperkirakan permintaan dari sektor agribisnis dan kehutanan masih akan mendominasi penjualan saat ini. Namun, untuk posisi ketiga kemungkinan bakal digantikan oleh sektor nikel yang sebelumnya berada di posisi keempat diikuti oleh sektor konstruksi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini