Resmi, BCA Stock Split Saham Rasio 1:5

Aditya Pratama, Jurnalis · Kamis 23 September 2021 12:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 23 278 2475680 resmi-bca-stock-split-saham-rasio-1-5-BvTYgW3Ajc.jpg Stock Split BCA. Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memutuskan untuk melakukan aksi korporasi pemecahan saham yang beredar (stock split). Aksi korporasi dilakukan untuk menyesuaikan perkembangan pasar modal Indonesia serta meningkatnya minat investor ritel untuk berinvestasi di Bursa Efek Indonesia.

BCA pun telah mendapat persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan secara elektronik pada Kamis (23/9/2021).

Baca Juga: Jahja Setiaatmadja: Nasabah Ajukan KPR Dapat Pahala Bantu Tenaga Kerja Nganggur

RUPSLB tersebut memberikan persetujuan atas aksi korporasi stock split dengan rasio 1 : 5 (1 saham yang ada saat ini dipecah menjadi 5 saham baru). Nilai nominal per saham BBCA saat ini adalah Rp62,5, sedangkan nilai nominal per saham BBCA setelah stock split akan menjadi sebesar Rp12,5. Sebagai informasi, harga saham BBCA saat ini berkisar Rp32.000 per saham.

Presiden Direktur Bank Central Asia, Jahja Setiaatmadja mengatakan, pihaknya melihat bahwa investor ritel termasuk investor muda di pasar modal Indonesia memiliki ketertarikan yang kuat untuk berinvestasi saham BBCA.

Baca Juga: Bos BCA: Saatnya Milenial Punya Rumah Sendiri

"Dengan adanya aksi korporasi ini diharapkan harga saham BCA dapat lebih terjangkau oleh investor retail. Aksi korporasi pemecahan saham tersebut dilandasi juga oleh komitmen BCA dalam mendukung perkembangan pasar modal Indonesia,’’ ujar Jahja dalam keterangan tertulis, Kamis (23/9/2021).

Seperti diketahui, proses stock split mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku. Setelah mendapat persetujuan pemegang saham melalui RUPSLB, perseroan akan berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memproses stock split yang diperkirakan akan selesai pada bulan Oktober 2021.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini