30 Juta UMKM Ditarget Go Digital

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Kamis 23 September 2021 12:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 23 320 2475664 30-juta-umkm-ditarget-go-digital-5JjoG0d9Vt.jpg Target UMKM Go Digital. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Bank Indonesia menggelar Karya Kreatif Indonesia Tahun (KKI 2021) untuk mendorong pengembangan bisnis UMKM sekaligus memperkuat sinergi untuk mendorong akselerasi digitalisasi.

Menurut Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mengikuti pameran ini tentunya memiliki kualitas yang luar biasa.

"Kami hadirkan dalam rangkaian acara KKI 2021 ini UMKM yang sangat berkualitas di rumah secara virtual secara digital atau secara daring dan kami sampaikan semua seluruh rangkaian dari kakak ini dan pameran produk UMKM berkualitas prima ini Yang telah melakukan berbagai macam proses Kurasi dari kami," kata Perry dalam rangkaian acara Karya Kreatif Indonesia 2021, Kamis (23/9/2021).

Baca Juga: Menko Luhut: Anda Harus Tahu, Ekonomi Kita 50% Ditopang UMKM

Menurut Perry, untuk pagelaran pameran KKI bisa disajikan atau bisa di akses melalui website yang telah disediakan secara resmi di website bank Indonesia maupun website resmi dari rangkaian festival KKI 2021.

"Kami hadirkan UMKM yang berkualitas dan untuk barang yang mau dilihat atau dibeli bisa diakses di mana saja everywhere, every where, Any time. Demikian juga kami hadirkan integrasi ekonomi dan keuangan digital yang akan kami terus Akselerasi melalui digitalisasi,"ungkapnya.

Adapun sistem pembayaran yang dikembangkan oleh pihak BI bisa lebih cepat, mudah, murah dan aman tentunya akan lebih handal untuk mendorong UMKM yang berdesain sehingga mudah memasarkan melalui upaya upaya digitalisasi sistem pembayaran terutama (QRIS).

Baca Juga: UMKM Diajari Manajamen Keuangan Secara Digital

"Kami terus mengembangkan berbagai platform untuk melakukan Akselerasi digitalisasi UMKM, Business network dan kami perluas secara end to end. Alhamdulillah pak Luhut sebanyak 10,4 Juta Merchant sudah kami sambungkan kepada platform digital melalui e-commerce, digital banking dan sebagainya," tandasnya. Azhfar Muhammad

Perry mengatakan, BI pun akan terus mendukung langkah pemerintah untuk melakukan pemulihan ekonomi pasca pandemi melalui program UMKM.

"Sembilan belas bulan kita bersama pandemi, kita semakin kuat kita harus bangkit, sehat dan selalu optimisme dan kita harus yakin bahwa dari setiap kesulitan pasti ada kemudahan. Kita dukung upaya upaya pemerintah di bawah kepemimpinan bapak presiden dan juga Satgas pak Luhut untuk mengatasi bersama Covid-19 ini dengan dukung program vaksinasi," Kata Perry.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan semenjak Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) diluncurkan, pelaku UMKM terbantu untuk masuk pada ekosistem digital.

“Gernas BBI ini sangat membantu UMKM masuk ke platform digital dan angkanya sangat luar biasa. Di tahun 2020 sudah mencapai 3,2 juta UMKM yang masuk ke platform digital. Sehingga total sampai dengan 2021, sudah hampir 12 juta UMKM yang telah go digital,” ujarnya.

Dengan demikian, dirinya optimis pada tahun 2023 total UMKM go digital akan tembus target 30 juta pelaku usaha.

Adapun program-program yang dijalankan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam mewujudkan target tersebut, diantaranya Bedah Desain Kemasan Kuliner Nusantara (Bedakan), Inkubasi kuliner dan kriya, serta Aksi Selaras Energi (Aksilarasi).

“Insya Allah total target 30 juta UMKM di akhir tahun 2023 bisa kita wujudkan dengan berbagai program Kemenparekraf. Nantinya, program lain kami kembangkan dan akan kami kolaborasikan dengan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Kemudian, dia menuturkan, bahwasanya kondisi perekonomian Indonesia saat ini sudah menunjukkan titik terang dan jauh berbeda dibandingkan dengan kondisi perekonomian tahun lalu. Selain itu, pandemi Covid-19 juga memaksa semua pihak untuk meningkatkan inovasi, adaptasi dan kolaborasi.

Menurutnya, dengan adanya Gernas BBI ini turut membantu UMKM untuk onboarding dalam menyikapi dan mengantisipasi turunnya daya beli masyarakat.

“Kita perlu solusi mitigasi dan pemulihan jangka pendek untuk menciptakan stimulus di sisi permintaan dan mendorong platform digital online. Mari kita tingkatkan kerja sama dalam pemanfaatan inovasi dan teknologi,” ucap Sandiaga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini