Head to Head Tambang Emas Wabu dengan Grasberg Freeport

Ahmad Hudayanto, Jurnalis · Senin 27 September 2021 05:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 26 320 2477049 head-to-head-tambang-emas-wabu-dengan-grasberg-freeport-dqvVOoUpWw.jpg Tambang Emas di Blok Wabu Diprediksi Lebih Besar dari Freeport. (Foto: Okezone.com/Reuters)

JAKARTA – Blok Wabu, Intan Jaya, Papua diprediksi memiliki potensi emas lebih besar dari Tambang Grasberg, Freeport Indonesia. Dikabarkan Blok ini jadi rebutan para pengusaha setelah Freeport dikembalikan ke pemerintah Indonesia sebelum 2018.

Tambang Grasberg, Freeport Indonesia (MIND ID), pernah menyampaikan wilayah tambang tersebut diperkirakan memiliki potensi emas mencapai 8,1 juta ounces. Walau pernah masuk ke dalam wilayah kerja (Blok B) PT Freeport Indonesia di kontrak karya, Sebelum diserahkan kembali kepada pemerintah Blok Wabu belum sempat ditambang.

Hal tersebut menarik minat MIND ID dan PT Aneka Tambang Tbk. dan menyatakan siap untuk mengelola blok tersebut. Sebagai anak perusahaan MIND ID, PT Antam telah berkomitmen menggandeng Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bila dipercaya mengelola Blok Wabu.

Bila mengacu data Kementerian ESDM 2020, Blok Wabu menyimpan potensi sumber daya 117,26 ton bijih emas dengan rata-rata kadar 2,16 gram per ton (Au) dan 1,76 gram per ton perak.

Peneliti Alpha Research Database Ferdy Hasiman menjelaskan nilai potensi tersebut setara dengan USD14 miliar atau hampir Rp300 triliun dengan asumsi harga emas USD1.750 per troy once. Sementara itu, setiap 1 ton material bijih mengandung logam emas sebesar 2,16 gram.

“Ini jauh lebih besar dari kandungan logam emas material bijih Grasberg milik Freeport Indonesia yang setiap ton materialnya hanya mengandung 0,8 gram emas,” jelas Ferdy.

Baca selengkapnya: Tak Disangka! Blok Wabu Diprediksi Punya Emas Rp300 Triliun, Freeport Kalah

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini