Sri Mulyani Singgung Bom Bali dan Pandemi Covid-19, Ada Apa?

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 27 September 2021 14:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 27 320 2477528 sri-mulyani-singgung-bom-bali-dan-pandemi-covid-19-ada-apa-1irLwPn4CR.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan perbedaan turunnya wisatawan asing karena pandemi Covid-19 dengan kejadian Bom Bali.

"Jadi berbeda dengan situasi yang terjadi di mana pariwisata terpukul karena satu isu yang khusus Indonesia, seperti waktu itu Bom Bali atau mungkin bencana alam. Maka yang ini (pandemi) adalah seluruh dunia mengalami dampak yang sama dengan Indonesia," kata Sri Mulyani dalam video virtual Senin (27/9/2021).

Baca Juga: Sandiaga Uno Sindir Anggarannya Dipangkas, Sri Mulyani: Itu Bukan Saya Ingin Mengurangi

Menurutnya, harus ada perubahan cara berpikir tentang kerjasama dengan sektor swasta. Kolaborasi dengan sektor swasta, ungkapnya, sering dilihat dari perspektif yang sempit dan dalam perekonomian yang kurang berkembang, sektor swasta domestik seringkali memiliki kapasitas yang kurang efektif.

“Pemerintah memberikan beberapa bentuk dukungan (pada skema KPBU). Pertama, pemerintah menjamin untuk meyakinkan pihak swasta bahwa pemerintah akan bertanggung jawab atas risiko proyek tertentu. Jaminan ini tentu meningkatkan bankability suatu proyek,” jelasnya.

Baca Juga: Sandiaga Dibikin Takjub dengan Kampung Yoboi

Dia menekankan pembangunan infrastruktur akan sangat berpotensi memberikan kontribusi pada pemulihan ekonomi yang lebih kuat serta sangat penting untuk mengatasi perubahan iklim.

Selain itu, investasi pada infrastruktur yang baik yang dilakukan saat ini dapat membentuk perekonomian nasional, lingkungan, dan sosial dalam beberapa dekade.

“Oleh karena itu, sangat penting bahwa ketika kami melakukan investasi infrastruktur, kami melakukannya sesuai kerangka pembangunan berkelanjutan,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini