Strategi Erick Thohir Lunasi Utang-Utang BUMN

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 28 September 2021 12:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 320 2478005 strategi-erick-thohir-lunasi-utang-utang-bumn-52Que6EygH.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone/BUMN)

JAKARTA - Menteri BUMN, Erick Thohir menyatakan bahwa utang triliunan rupiah yang melilit sejumlah perusahaan pelat merah merupakan utang masa lalu. Saat ini, pemegang saham tengah melakukan restrukturisasi.

Restrukturisasi utang BUMN tidak sekadar memanjangkan cicilan bunga bank, namun ditransformasikan melalui refocusing ke program atau proyek yang mendatangkan profit bagi perusahaan.

Bahkan, Erick mengakui perbaikan utang menjadi salah satu langkah transformasi besar-besaran yang tengah digenjot Kementerian BUMN guna menyehatkan struktur keuangan sejumlah perseroan.

Baca Juga: Erick Thohir Ingin Wujudkan Kesetaraan Gender di BUMN

"Utang-utang itu utang-utang lama. Karena itu transformasi BUMN sekarang kita galakkan," kata Erick dalam Webinar, Selasa (28/9/2021).

Bukan saja struktur keuangan, core business dan perubahan model bisnis pun menjadi fokus program transformasi. Setidaknya, aspek-aspek itu menjadi fokus pemegang saham pada saat Covid-19 dan pasca pandemi.

Baca Juga: 6 Profil Finalis Calon Menteri BUMN, Ada Wanita Muda 19 Tahun

"Kita ingin fokus kepada bisnis model dan juga core business-nya, serta memastikan keunggulannya. Inilah yang akan kita lakukan," katanya.

Wilayah transformasi BUMN, lanju Erick juga dikembangkan pada kerangka digital. Artinya, seluruh lini bisnis didasarkan pada proses digitalisasi.

Erick menekankan pentingnya proses bisnis perusahaan. Sebab, dia memandang, tanpa proses yang jelas akan berpotensi terjadinya tindak korupsi di BUMN.

"Kita enggak mau karena penugasan, banyak proyek mangkrak dan terjadi korupsi. Karena dilakukan tanpa proses bisnis yang baik," ungkap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini