Jurus Sri Mulyani Bikin PNS Kemenkeu Gesit hingga Efektif

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 28 September 2021 19:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 28 320 2478283 jurus-sri-mulyani-bikin-pns-kemenkeu-gesit-hingga-efektif-R2xUnDEsln.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com/KBUMN)

JAKARTA - Kementerian Keuangan melakukan transformasi digital berbasis data dengan menggadakan kompetisi data Hackathon Kementerian Keuangan 2021.

Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Heru Pambudi menyampaikan, data analitik tidak hanya sekedar menjadi tren bagi pegawai yang berminat di bidang data, namun juga dapat menjadi sebuah budaya kerja bagi seluruh pegawai Kementerian Keuangan.

Baca Juga: Lantik 4 Pejabat Baru Kementerian Keuangan, Sri Mulyani Ingatkan Tanggung Jawab

"Melalui budaya data yang kuat, akan muncul inovasi baru di Kementerian Keuangan yang semakin gesit, efektif, efisien, dan memberikan dampak yang lebih kuat dan luas," kata Heru dalam video virtual, Selasa (28/9/2021).

Menurutnya, inovasi yang dihasilkan dari data analitik diharapkan berdampak kuat dan luas sehingga meningkatkan kualitas layanan publik. Kompetisi data yang terbuka bagi seluruh ASN pusat dan daerah ini telah menjaring 206 tim dari 51 instansi pusat dan daerah.

Baca Juga: Ibu Kota Pindah, Kementerian dan Lembaga Belum Laporkan Aset

"Kompetisi ini juga berhasil menjaring 37 proposal data analitik untuk penguatan tugas dan fungsi Kementerian Keuangan. Tingginya jumlah peserta dan proposal yang masuk menunjukkan potensi yang besar untuk terciptanya inovasi publik berbasis data dan pengetahuan," katanya.

Heru Pambudi berpesan agar semangat pemanfaatan harus dilakukan secara berkelanjutan dan konsisten serta membantu penyelesaian isu-isu strategis yang dihadapi Indonesia seperti perubahan iklim, industrialisasi, dan pajak internasional, dan sebagainya. Serta, juga menekankan bahwa dengan kolaborasi dalam pemanfaatan data, maka capaian dari analisis data akan semakin kuat lagi. 

"Kolaborasi tidak hanya di dalam kementerian /lembaga, namun juga perlu dilakukan antar Kementerian/Lembaga.

Talenta data analitik adalah talenta yang sangat dibutuhkan oleh banyak institusi. Bertemunya ASN dari berbagai instansi pemerintah menjadi momentum kolaborasi, sharing session, dan pemecahan masalah bersama untuk saling menguatkan dalam rangka menciptakan rekomendasi kebijakan berbasis data di seluruh instansi pemerintah," katanya.

Untuk mendukung tersedianya talenta data analitik di sektor publik, dalam laporan pelaksanaan Hackathon, Sudarto, Staf Ahli Menteri Keuangan bidang OBTI menyampaikan pada rangkaian kegiatan Hackathon ini, Kementerian Keuangan melakukan edukasi secara masif melalui penyelenggaraan 16 kelas gratis data analitik yang terbuka bagi seluruh ASN.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini