3. John Paul DeJoria
Kekayaan Bersih: USD2,8 miliar (Rp40 triliun)
Sumber Kekayaan: Produk rambut, Tequila
Miliarder ini menghasilkan kekayaan dari perawatan rambut. DeJoria mendirikan Paul Mitchell Systems pada 1980 dan mendirikan Patrón Tequila sembilan tahun kemudian. Pada 2018, dia menjual 70% sahamnya di Patrón ke Bacardi senilai USD5,1 miliar atau Rp72,9 triliun, tetapi dia masih memiliki saham mayoritas di Paul Mitchell.
Kekayaan bersih DeJoria masih naik USD100 juta (Rp1,4 triliun) dari tahun lalu, tetapi masih kurang USD100 juta pula dari cutoff Forbes 400 tahun ini.
4. Doris Fisher
Kekayaan Bersih: USD2,8 miliar (Rp40 triliun)
Sumber Kekayaan: Gap
Fisher adalah salah satu pendiri Gap yang pertama kali muncul dalam daftar pada 1990, tetapi turun antara tahun 2005 dan 2007. Kini, dia turun lagi meski saham Gap naik 99% selama setahun terakhir. Dia memiliki sekitar 5% dari perusahaan publik, ini membantu mendongkrak kekayaannya sebesar USS500 juta menjadi USD2,8 miliar. Hanya kurang sedikit untuk masuk ke daftar tahun ini. Sementara itu, putranya, John masih berhasil, dia ada di nomor 389.
5. Trevor Milton
Kekayaan Bersih: USD1 miliar (Rp14 triliun)
Sumber Kekayaan: Kendaraan listrik
Pendiri start-up Nikola ini kehilangan USD2,3 miliar (Rp32,8 triliun) karena saham perusahaan yang anjlok pasca isu kebohongan Milton tentang truknya demi menaikkan harga saham perusahaan itu. Pada Juli lalu, pemerintah mendakwanya dengan penipuan, dia kemudian mengaku tidak bersalah. Milton membawa Nikola ke publik melalui SPAC pada Juni 2020 dan membuat peringkat pertamanya di The Forbes 400 tahun lalu dengan kekayaan bersih USD3,3 miliar. Sejak itu, saham Nikola telah anjlok 70%.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.