Terungkap, Pembeli Siaga Rights Issue Bank Banten

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 08 Oktober 2021 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 08 278 2483382 terungkap-pembeli-siaga-rights-issue-bank-banten-VNPjiHMcEn.jpg Rights Issue Bank Banten. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Bank Banten Tbk (BEKS) berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 23,39 miliar saham baru seri C dengan nominal Rp50 per saham.

Perseroan sudah menetapkan harga pelaksanaan PUT VII atau rights issue tersebut sebesar Rp77 per saham. Adapun total dana yang berpotensi diraih dari hasil rights issue mencapai Rp1,8 triliun.

Baca Juga: Perkuat Modal, Bank Banten Bidik Dana Rights Issue Rp1,8 Triliun

Direktur Utama Bank Banten Agus Syabarrudin mengatakan, dana tersebut nantinya digunakan untuk perluasan bisnis perseroan, khususnya untuk penyaluran kredit sekitar 65% serta penguatan struktur keuangan perseroan sekitar 35%.

"Adapun tanggal terakhir pencatatan (recording date) untuk memperoleh HMETD jatuh pada 12 Oktober 2021.Sementara, periode perdagangan HMETD berlangsung pada 14 Oktober - 21 Oktober 2021. Lalu, tanggal penjatahan dilakukan pada 26 Oktober 2021," ujarnya, Jumat (8/10/2021).

Baca Juga: Romansa CLBK, Bukti Cinta Bank Banten kepada Nasabah Setia

Sementara itu, Agus mengungkapkan bahwa pihaknya beberapa waktu lalu sudah melakukan rapat dengan direksi Banten Global Development (BGD) mengenai adanya konsorsium pembeli siaga atau standby buyer. Yang dimaksud konsorsium tersebut adalah Reliance Group

Mengenai status Konsorsium Reliance Group sebagai standby buyer, Agus menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan pertemuan secara intensif dan berkembang secara positif. Bahkan Agus menilai tinggi keseriusan konsorsium Reliance Group sebagai stand by buyer.

"Keseriusan mereka itu sangat tinggi sekali. Bahkan dia bilang dia akan berkesinambunngan sampai betul-betul BEKS

sudah stabil dan menjadi market leader. Saat ini masih dalam pengkajian oleh Reliance Group untuk menentukan keseriusan dimaksud terutama dalam hal penentuan waktu yang tepat,” kata Agus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini