JAKARTA - PT Timah Tbk (TINS) menghabiskan biaya eksplorasi Rp44,82 miliar selama kuartal III 2021.
Kegiatan eksplorasi TINS di kuartal III 2021 berfokus pada komoditas Timah.
Sekretaris Perusahaan PT Timah Abdullah Umar menjelaskan, rincian biaya yang dikeluarkan di antaranya untuk biaya operasional sebesar Rp39,12 miliar dan untuk biaya investasi sebesar Rp5,70 miliar.
Adapun kegiatan eksplorasi Perseroan di laut pada kuartal III 2021 berupa kegiatan pemboran-pemboran rinci di Perairan Bangka yakni Laut Deniang, Laut Mentok, Laut Rebo, Laut A Kantung, Laut Cupat, Laut Ranggam, Laut Rebo, Laut A Kantung & Laut Penganak), serta Perairan Kundur di Laut Paya Kundur, Laut Rangsang
"(Pemboran) dengan menggunakan lima unit Kapal Bor dengan total meter bor sebanyak 29.145 meter," kata Abdullah dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Rabu (11/10/2021).
Sementara itu, untuk kegiatan eksplorasi di darat pada kuartal III 2021 meliputi Pemetaan, Geomagnet, core logging, percontoan core, pengukuran grid bor dan pemboran timah (primer & alluvial) di Pulau Bangka (Tempilang, Payung, Kulur, Toboali, Jebus, Mentok) dan Belitung (Parit Tebu, A. Antu, A. Rotan, Birah, Batubesi, Membalong) dengan total meter bor sebanyak 12.504 meter.
Perseroan juga berencana melakukan kegiatan eksplorasi pada Triwulan IV Tahun 2021 adalah melakukan evaluasi dan melanjutkan kegiatan kuartal sebelumnya.
"Kegiatan pemboran prospeksi dan pemboran rinci di laut direncanakan menggunakan lima Kapal Bor yang dialokasikan di Perairan Bangka (Laut Penganak, Laut Ranggam & Laut Deniang) dan Perairan Kundur, sedangkan darat untuk pemboran timah (primer & alluvial) di Pulau Bangka (Tempilang, Payung, Toboali, Petar, Jebus) dan Pulau Belitung (Birah, Batu Besi)," ujarnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.