Saham BCA (BBCA) Ngegas Lagi, Ini Alasan Layak untuk Dikoleksi

Hafid Fuad, Jurnalis · Kamis 14 Oktober 2021 10:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 14 278 2486088 saham-bca-bbca-ngegas-lagi-ini-alasan-layak-untuk-dikoleksi-5bDdTOEPpD.jpg Harga Saham BCA (Foto: Okezone)

JAKARTA - Saham PT Bank Central Asia Tbk atau BCA (BBCA) kembali menguat pada perdagangan hari ini usai stock split.

Kini saham BCA menguat Rp300 atau 3,99% ke level Rp7.825 per lembar saham pada pukul 10.51 WIB.

Pada pembukaan tadi pagi, saham BBCA dibuka di level Rp7.600, dengan level tertinggi Rp7.900 dan level terendah Rp7.600. Kapitalisasi pasar BCA menembus Rp4.790,16 triliun.


Baca Juga: Lebih Murah! Saham BCA Diperdagangkan dengan Harga Baru Hari Ini

Pengamat Pasar Modal Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Reza Priyambada mengatakan, saham BBCA menarik untuk dikoleksi. Menurutnya, selain kinerjanya yang telah teruji, dengan adanya stock split maka harga sahamnya akan lebih rendah sehingga menarik untuk dikoleksi.

"Selain itu, sebaran pemegang sahamnya juga lebih luas sehingga diharapkan dapat menambah likuiditasnya," ujar Reza kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (14/10/2021).

Meskipun saat ini harga sahamnya lebih rendah dan menarik untuk dikoleksi, Reza menyebut pergerakan saham BBCA ke depannya tergantung bagaimana BBCA mampu menjaga konsistensi kinerjanya.

"Karena ini akan menjadi alasan menarik atau tidaknya BBCA di mata investor, apalagi dengan kehadiran bank-bank digital maka akan kita lihat seperti apa kemampuan BBCA dalam persaingan tersebut," kata dia.

Adapun aksi korporasi stock split ini sebelumnya telah disetujui dengan rasio 1 : 5 (1 saham dipecah menjadi 5 saham baru). Nilai nominal per saham BBCA sebelum stock split adalah Rp62,5, sedangkan nilai nominal per saham BBCA setelah stock split menjadi sebesar Rp12,5.

Harga saham BBCA pada pembukaan perdagangan, Rabu (13/10/2021) berkisar Rp7.320 per saham, atau setara dengan Rp36.600 per saham sebelum stock split.

Kemudian pada penutupan perdagangan kemarin, Rabu ham BBCA mengalami kenaikan Rp200 atau 2,73 persen ke Rp7.525 per saham dengan 210,89 juta lembar saham diperdagangkan dan transaksi perdagangan mencapai Rp1,60 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini