Edan! Modus Kecurangan SKD CPNS, Oknum Rusak Sistem SSCASN Pakai Cara Ini

Dita Angga R, Jurnalis · Senin 25 Oktober 2021 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 320 2491363 edan-modus-kecurangan-skd-cpns-oknum-rusak-sistem-sscasn-pakai-cara-ini-KofcK7GX6D.jpg Tes SKD CPNS Curang (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Biro (Karo) Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Satya Pratama menyebut bahwa ada indikasi kecurangan dalam pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS di Kabupaten Buol Sulawesi Tengah. Seperti diketahui kabar kecurangan ini sempat ramai di media sosial.

“Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyayangkan adanya upaya indikasi kecurangan dalam seleksi CASN 2021 di Tilok Mandiri Instansi Pemerintah Kabupaten Buol,” katanya dalam siaran persnya, Senin (25/10/2021).

Satya mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tim untuk menindaklanjuti adanya hal tersebut. Dimana dalam hal ini BKN berkolaborasi dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta didukung penuh oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) pengadaan CASN Tahun 2021 untuk melakukan penyelidikan atas dugaan tersebut.

Baca Juga: Siap-Siap! Pengumuman Hasil Tes SKD CPNS Dilakukan Bertahap

“Dari hasil penyelidikan tersebut, BKN bersama BSSN menemukan adanya indikasi kecurangan pada pelaksanaan SKD CASN di Tilok Mandiri Instansi Pemerintah Kabupaten Buol yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang ingin merusak sistem seleksi CASN Nasional dengan modus remote access,” paparnya.

Baca Juga: Usai Tes SKD CPNS, Peserta Masih Lalui 20 Tahap hingga Resmi Jadi PNS

Dari hasil penyelidikan didapatkan beberapa bukti dukung indikasi kecurangan. Diantaranya pengaduan masyarakat atas dugaan kecurangan, hasil audit trail aplikasi CAT BKN terhadap aktivitas peserta seleksi selama pelaksanaan seleksi, dan Laporan kegiatan forensik digital pada perangkat yang digunakan.

Kemudian adanya laporan penyelidikan internal oleh Instansi Pemerintah Kabupaten Buol. Lalu hsil pemeriksaan terhadap petugas pelaksanaan seleksi baik dari BKN maupun Instansi Pemerintah Kabupaten Buol dan Rekaman Kamera Pengawas (CCTV).

Satya memastikan bahwa proses penuntasan indikasi kecurangan ini tidak akan mengganggu tahapan seleksi CPNS tahun 2021.

“Adapun proses penyelesaian upaya indikasi kecurangan ini tidak akan menghambat tahapan seleksi berikutnya. BKN bersama Panselnas tetap fokus pada persiapan jelang Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sesuai Surat Kepala BKN 13515/B-KS.04.01/SD/K/2021 tanggal 19 Oktober 2021 tentang Jadwal Lanjutan Seleksi Penerimaan CPNS dan PPPK non-Guru Tahun 2021,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini