Share

Sejahteraraya Anugrahjaya (SRAJ), Emiten Miliarder Tahir Modali Anak Usaha Rp255 Miliar

Selasa 26 Oktober 2021 12:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 26 278 2491868 sejahteraraya-anugrahjaya-sraj-emiten-miliarder-tahir-modali-anak-usaha-rp255-miliar-tDsqydp6G9.jpg Sejahteraraya Anugerahjaya Beri Modal untuk Anak Usaha. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) memberikan pinjaman kepada anak usahanya sebesar Rp255 miliar. Dana tersebut untuk mendukung pengembangan bisnis anak usaha.

Direktur Sejahteraraya Anugrahjaya Arif Mualim mengungkapkan, perseroan sebagai induk usaha telah memberikan pinjaman sebesar Rp255 miliar kepada PT Sejahtera Inti Sentosa sebagai entitas anak usaha.

Disampaikannya, tujuan penggunaan untuk modal kerja SIS dengan jangka waktu satu tahun dari tanggal perjanjian pinjaman dan dapat diperpanjang secara otomatis dengan jangka waktu yang sama apabilia SIS belum melakukan pelunasan pada saat jatuh tempo.

Baca Juga: Emiten RS Milik Miliarder Tahir Kantongi Laba Rp155,1 Miliar

Disebutkan, pinjaman tersebut dilaksanakan pada 30 September 2021 dengan bunga pinjaman 1,5% per tahun dan jika ada perselisihan diselesaikan secara musyawarah untuk mufakat. Demikian dikutip dari Harian Neraca, (26/10/2021). 

Pengaruh transaksi pada kondisi keuangan perseroan tidak berdampak negatif berhubung dana yang diberikan kepada entitas anak bersumber dari pinjaman perseroan kepada pemegang saham utama perseroan.

Baca Juga: Emiten RS Mayapada Bidik Dana Rights Issue Rp1,6 Triliun

Selain itu, sesama entitas anak usaha emiten berkode SRAJ tersebut melakukan aktivitas saling pinjam meminjam dana. Pada tanggal yang sama atau 30 September 2021, PT Nusa Sejahtera Kharisma (NSK) memberikan pinjaman kepada PT Nirmala Kencana Mas yang sama-sama entitas anak usaha SRAJ.

NSK memberikan pinjaman sebesar Rp291 miliar dengan tujuan penggunaan modal kerja untuk NKM. Jangka waktu perjanjian tersebut berlaku 1 tahun dan dapat diperpanjang dengan bunga pinjaman 1,5% per tahun.

Transaksi ini pun diklaim tidak berdampak negatif terhadap keuangan perseroan karena transaksi terjadi antar perusahaan terkendali perseroan dan berjangka pendek.

Selain itu, Nusa Sejahtera Kharisma atau NSK memberikan pinjaman pula kepada SIS sebesar Rp95 miliar untuk tujuan modal kerja.

Tahun Depan Tambah Rumah Sakit Jangka waktu perjanjian diatur 1 tahun dari tanggal ditetapkannya yang sama dengan perjanjian lainnya dan bunga pinjaman sebesar 1,5%.

Sebagai informasi, emiten RS grup Mayapada menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini sekitar Rp1 triliun untuk ekspansi bisnis perseroan. Di mana belanja modal akan digunakan untuk pembangunan rumah sakit di Surabaya dan Bandung serta ekspansi di Tangerang. Perseroan mengungkapkan, sejauh ini capex sudah diserap sekitar 20%-25%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini