IHSG Balik Menguat, Dibuka Melesat ke Level 6.570

Aditya Pratama, Jurnalis · Jum'at 29 Oktober 2021 09:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 29 278 2493526 ihsg-balik-menguat-dibuka-melesat-ke-level-6-570-RkFvaCcaho.jpg IHSG Menguat. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada bel perdagangan. IHSG naik 45,93 poin atau 0,70% ke 6.570.

Pada pembukaan perdagangan, Jumat (29/10/2021), terdapat 216 saham menguat, 75 saham melemah, dan 197 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp386,55 miliar dari 436,54 juta lembar saham yang diperdagangkan.

Baca Juga: Bertahan di Zona Merah, IHSG Diprediksi Bergerak di 6.472-6.691

Indeks LQ45 naik 8,76 poin atau 0,93% ke 951,57, indeks JII naik 3,15 poin atau 0,56% ke 564,43, indeks IDX30 naik 5,19 poin atau 1,04% ke 506,91, dan indeks MNC36 naik 3,22 poin atau 1,01% ke 322,89.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers, yaitu PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) naik Rp9 atau 9,57% ke Rp103, saham PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO) naik Rp60 atau 2,93% ke Rp2.110, dan saham PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp175 atau 2,92% ke Rp6.175.

Baca Juga: IHSG Sesi I Anjlok 1% pada Level 6.535

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, saham PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY) turun Rp7 atau 5,34% ke Rp124, saham PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk (IATA) turun Rp3 atau 4,92% ke Rp58, dan saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun Rp16 atau 3,60% ke Rp428.

Menurut CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya, pola pergerakan IHSG saat ini terlihat masih memiliki peluang koreksi yang cukup besar, sedangkan gelombang tekanan yang sedang terjadi terlihat belum akan berakhir.

Hal ini terlihat dari masih minimnya sentimen ditambah dengan kondisi perlambatan perekonomian yang masih berlangsung.

"Di sisi lain harga komoditas masih berpotensi melemah yang tentunya dapat memberikan dampak terhadap emiten-emiten yang berkaitan sehingga akan memberi dampak terhadap pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang," ujar William dalam risetnya, Jumat (29/10/2021).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini