JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menginstruksikan seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) bersinergi untuk melakukan upaya mitigasi ancaman La Nina.
Luhut mengatakan, deteksi Badan Meteorologi, Klimatologis dan Geofisika (BMKG) menyimpulkan ancaman La Nina lemah hingga moderat akan berdampak pada peningkatan curah hujan sekitar 20% hingga 70% di Indonesia.
Baca Juga: Warning! Antisipasi Badai La Nina, 205 Bendungan Dikosongkan
"Untuk itu harus segera diantisipasi dan disiapsiagakan upaya mitigasi ini oleh semua pihak dan K/L terkait, terutama Kementerian PUPR, Kementerian ESDM Badan Geologi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Sosial, Kementerian Pertanian, Kementerian Perhubungan, dan BNPB, untuk segera berkoordinasi dan bersinergi untuk melakukan langkah-langkah pencegahan bencana hidrometeorologi dari hulu hingga ke hilir," kata Menko Luhut.
Baca Juga: Hujan-Banjir Fenomena Berulang, Anies: Harus Bisa Kita Kendalikan
Menko Luhut menuturkan kesiapsiagaan harus dilakukan sedini mungkin. "Saya kira sangat penting untuk kita lakukan sehingga kita nanti tidak terdadak," ujarnya.
Menko Luhut juga meminta agar susunan rencana aksi disiapkan dengan matang agar sinergi dalam upaya mitigasi bencana La Nina bisa terlaksana secara efektif, cepat, dan tepat.