Share

Dagangan Tak Laku, Sandiaga Uno Dicurhati Pedagang di Papua

Sevilla Nouval Evanda, Okezone · Senin 01 November 2021 19:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 01 320 2495093 dagangan-tak-laku-sandiaga-uno-dicurhati-pedagang-di-papua-hna1ixKUDs.jpg Menpar Sandiaga Uno Dicurhati Pelaku Usaha di Desa Arborek. (Foto: Okezone.com/Kemenpar)

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menerima keluhan dari pengrajin anyaman dan Noken Arborek. Hal tersebut didapat Sandi saat berkunjung ke Desa Arborek, Raja Ampat, Papua.

Pengrajin dari Desa Arborek, Raja Ampat, Papua, Yuni mencurahkan isi hatinya ke Sandiaga terkait kurang dikenalnya karya mereka.

Yuni menilai tidak ada pameran di kabupaten membuat produknya kurang dikenal. Sedangkan apabila berjualan online, ongkos kirimnya terlalu mahal.

Baca Juga: PCR Boleh Jadi Syarat Semua Transportasi tapi Harganya Rp120 Ribu

"Sebelumnya ada pameran di kabupaten sehingga kami bisa jual di sana, tapi sekarang ini karena pandemi tidak ada pameran maka penjualan juga tidak ada," ujar Yuni ke Sandiaga Uno, Senin (1/11/2021).

Yuni mengaku, selama pandemi Covid-19 penjualan souvenir khas Desa Arborek tidak laku sama sekai. Sementara, wisatawan yang datang juga jarang membeli produknya dan hanya meminjam untuk berfoto saja.

Dia pun meminta kepada Sandiaga untuk membantu memasarkan kerajinan warga Desa Arborek tersebut. Menanggapi curhatan Mama Yuni, Sandiaga lantas memborong semua kerajinannya.

Baca Juga: Sandiaga Uno Ingin Lebih Banyak Wisatawan Datang agar Membuka Lapangan Kerja

"Bapak pemimpin kami, pemimpin yang mama-mama suka," ucap Mama Yuni usai barang jualannya diborong Sandiaga.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga meminta Yuni untuk terus berkarya. Dia pun memastikan bakal membantu pemasaran buah karya kerajinan dari Desa Arborek tersebut.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

Sandiaga menegaskan, pihaknya akan melakukan kampanye Rojali atau Rombongan Jadi Beli. Dia pun berharap apa yang dilakukannya bisa membantu membangkitkan karya kerajinan dari masyarakat Desa Arborek.

"Nanti kita kampanyekan Rojali, jadi siapa yang melihat souvenir ini langsung beli tidak hanya buat foto," kata Sandiaga.

Lebih lanjut, Sandi menjelaskan Rojali adalah pengejawantahan dari Gerakan Bangga Buatan Indonesia. Sandi menegaskan, kecintaan dan kebanggaan terhadap produk lokal tak cukup sekedar diucapkan.

"Tetapi harus dibuktikan dengan membeli dan menggunakan produk kerajinan daerah. Jadi ini adalah salah satu usaha pemerintah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan juga membangkitkan ekonomi semuanya," tutur dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini