Share

Terungkap! 3 Hal yang Bikin Harga Tes PCR di Indonesia Mahal

Azhfar Muhammad, MNC Portal · Jum'at 05 November 2021 18:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 05 320 2497408 terungkap-3-hal-yang-bikin-harga-tes-pcr-di-indonesia-mahal-9pnygMpWQd.png Harga Tes PCR Turun (Foto: Okezone)

JAKARTA - Harga tes PCR sudah turun untuk Jawa dan Bali menjadi Rp275.000 dan Rp300.000 di luar Jawa-Bali.

Padahal, saat awal pandemi harga tes PCR bisa mencapai jutaan rupiah.

Meski harga tes PCR turun, namun harga tersebut tergolong masih mahal jika dibandingkan India yang dipatok sekira Rp97.000.

Kok harga tes PCR di Indonesia masih mahal? Apa penyebabnya?

Baca Juga: Ada Oknum yang Diuntungkan, YLKI Soroti PCR Ekspres

Terungkap, 3 hal yang membuat harga tes PCR masih mahal. Berikut ulasannya, Jakarta, Jumat (5/11/2021).

1. Alat Reagen PCR Masih Impor

Reagen merupakan ekstraksi yang digunakan untuk mengecek spesimen guna mendeteksi adanya virus SARS-CoV-2.

Berdasarkan data dari Kemenke, reagen masih diimpor dari luar negeri dan harus sesuai rekomendasi WHO; sertifikasi oleh CE, FDA, atau sertifikat yang setara; serta memiliki minimal satu target gen reagen yang disarankan pakar (target gen N).

"Indonesia masih mengimpor dari beberapa negara seperti China, India. Tapi, Korea Selatan paling banyak," kata jubir Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dikutip, Kamis (4/11/2021).


2. Harga Tes Termasuk Operasional

Harga tes PCR tidak hanya terkait kompnen alatnya saja. Namun ada biaya lain yang dimasukan dalam melakukan tes tersebut.

Di antaranya, biaya alat pelindungi diri (APD), biaya dokter, perawat, administrasi dan sebagainya.

“Jadi kalau harganya Rp300 ribu, reagen dan swab stick hanya 40-50 persen dari harga test. Sisanya tarif tes PCR yang dibayar masyarakat bukan hanya melainkan termasuk biaya alat pelindungi diri (APD) dari perawat atau petugas laboratorium yang mengambil sampel, biaya swab stick, alat pelindung diri (APD), biaya jasa dokter, dan sebagainya," kata Sekretaris Jenderal Gabungan Perusahaan Alat-alat Kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab) Randy Teguh kepada MNC Portal

3. Investasi Mesin PCR Mahal

Randy menjelaskan kisaran harga reagen itu mulai dari Rp150 ribu - Rp500 ribu tergantung asal dan kualitas barang. Semakin mahal tentu tingkat akurasinya akan semakin bagus. Sementara untuk biaya investasi mesin PCR itu mulai dari ratusan juta hingga Rp2 miliar

"Mahal, makanya kasihan juga yang sudah investasi, bingung harus menghitung ulang," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini