Share

Ada Oknum yang Diuntungkan, YLKI Soroti PCR Ekspres

Azhfar Muhammad, MNC Portal · Rabu 03 November 2021 22:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 03 320 2496295 ada-oknum-yang-diuntungkan-ylki-soroti-pcr-ekspres-sP76SkrFuo.png YLKI soal PCR (Foto: Okezone)

JAKARTA - YLKI menyoroti bisnis PCR, terutama layanan PCR express.

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan, saat ini ada pihak yang diuntungkan dalam bisnis PCR. Sebab, harga PCR saat ini masih ada ditemukan tiga kali lipat dari harga normal.

"Saat ini banyak sekali provider yang menetapkan harga PCR di atas harga Harga eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, dengan dalih atau alasan PCR ekspres dengan tarif bervariasi, mulai dari Rp650 ribu, Rp750 ribu, Rp900 ribu dan seterusnya," kata Tulus saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (3/11/2021)

Tulus juga meminta Pemerintah untuk menurunkan masa uji lab, yang semula 1×24 jam dan bisa diturunkan menjadi maksimal 1x12 jam guna menghindari pihak provider/lab mengulur waktu hasil uji lab tersebut.

"Berapa sesungguhnya struktur biaya PCR, dan berapa persen margin profit yang diperoleh oleh pihak provider? Memang ada yang diuntungkan. Ini masih tanda tanya besar," ujarnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Setelah Presiden memerintahkan untuk menurunkan harga PCR, maka pemerintah harus melakukan pengawasan terhadap kepatuhan atas perintah tersebut.

"Ya kalau bisa harga PCR bisa diturunkan lagi misalnya menjadi Rp100 ribu. Sebab jika tarifnya masih Rp300 ribu mana mungkin penumpang bus suruh membayar PCR yang tarifnya lebih tinggi dari pada tarif busnya itu sendiri," katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini