Harga Pertalite di Sorong Tembus Rp30.000, Ini Penyebabnya

Sevilla Nouval Evanda, Jurnalis · Minggu 07 November 2021 03:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 06 320 2497786 harga-pertalite-di-sorong-tembus-rp30-000-ini-penyebabnya-PXXrNTd098.jpg BBM (Foto: Okezone)

JAKARTA - Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Sorong akhirnya kembali normal. Hal ini disampaikan Unit Manager Communication, Relations dan CSR Regional Papua Maluku PT Pertamina Sub Holding Commercial Trading, Edi Mangun.

Menurutnya, kelangkaan BBM sebelumnya dikarenakan terjadinya rotasi kapal tanker pengangkut BBM milik Pertamina untuk wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, akibat cuaca buruk.

Menurut Edi, pergerakan kapal dari satu titik ke titik yang lain terkendala cuaca sehingga menyebabkan keterlambatan pendistribusian. Sebab itu, tim terminal pengisian BBM melakukan pengendalian stok.

Sementara itu, terjadi pembengkakan harga BBM di Kota Sorong sejak malam Jumat (5/11/2021) hingga pagi Sabtu (6/11/2021) menjadi Rp30 ribu per liter akibat ulah pengecer ilegal di jalan-jalan Kota Sorong karena kelangkaan di SPBU sejak Jumat, 5 November 2021.

Edi, menanggapi isu tersebut, mengatakan bahwa kewenangan untuk menindak dan proses hukum para pelaku pematok harga BBM selangit ini adalah kewenangan Kepolisian dan penegak hukum lainnya sesuai Undang-Undang Migas.

Baca Selengkapnya: Harga Pertalite di Sorong Tembus Rp30.000, Ini Penjelasan Pertamina

(fik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini