Harga Pertalite di Sorong Tembus Rp30.000, Ini Penjelasan Pertamina

Antara, Jurnalis · Sabtu 06 November 2021 11:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 06 320 2497610 harga-pertalite-di-sorong-tembus-rp30-000-ini-penjelasan-pertamina-J2bw39z4lj.jpg Penjelasan Pertamina (Foto: Okezone)

JAKARTA - Unit Manager Communication, Relations dan CSR Regional Papua Maluku PT Pertamina Sub Holding Commercial Trading, Edi Mangun mengatakan bahwa Stok BBM di SPBU Kota Sorong sudah kembali normal melayani masyarakat. Ia menjelaskan bahwa kelangkaan BBM di Sorong Jumat (5/11/2021).

Hal ini dikarenakan terjadinya rotasi kapal tanker pengangkut BBM milik Pertamina untuk wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, akibat cuaca buruk.

Menurut dia, pergerakan kapal dari satu titik ke titik yang lain terkendala cuaca sehingga menyebabkan keterlambatan pendistribusian. Karena itu, tim terminal pengisian BBM melakukan pengendalian stok.

Baca Juga: Tak Berhak, Ternyata Orang Ini yang Buat Solar Subsidi Langka

Kemarin sore petugas di terminal pengisian BBM Jayapura, Wayame dan Sorong serta depot-depot lain telah berkoordinasi agar situasi kelangkaan yang terjadi dapat tersebut kembali normal.

"Kami meminta maaf atas terjadinya kelangkaan bahan bakar minyak di wilayah Sorong," katanya, dikutip Antara, Sabtu (6/11/2021).

Baca Juga: Solar Subsidi Langka, Kuota Bakal Ditambah?

Edi menambahkan bawa kewenangan untuk menindak dan proses hukum para pelaku ini bulan BBM adalah kewenangan Kepolisian dan penegak hukum lainnya sesuai Undang-Undang Migas.

Sebelumnya, Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di kota Sorong, Provinsi Papua Barat, sejak malam Jumat (5/11/2021) hingga pagi Sabtu (6/11/2021) di tingkat pengecer tembus Rp30.000 per liter.

Kenaikan harga BBM oleh pengecer ilegal di jalan-jalan Kota Sorong tersebut disebabkan kelangkaan di SPBU sejak Jumat, 5 November 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini