Diamond Citra Incar Dana Rights Issue Rp457,5 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Rabu 10 November 2021 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 10 278 2499640 diamond-citra-incar-dana-rights-issue-rp457-5-miliar-YoPqUvYrBD.jpg Diamond Citra Propertindo bakal lakukan rights issue (Foto: Okezone)

JAKARTA – PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) akan melakukan penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue. Emiten properti ini akan melaksanakan Penawaran Umum Terbatas (PUT) I dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 4,48 miliar saham dengan nilai nominal Rp20.

Setiap pemegang 8 saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) perseroan pada 25 Agustus 2021 pukul 16.00 WIB berhak atas 5 HMETD. Adapun, setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 saham baru DADA dengan harga pelaksanaan Rp102 per saham. Dengan demikian, DADA berpotensi meraup dana segar maksimal Rp457,53 miliar dalam aksi korporasi ini.

Baca Juga: Perkuat Modal, Diamond Citra Propertindo Berencana Rights Issue

Perseroan mengungkapkan, jumlah saham yang akan diterbitkan tersebut akan bergantung pada keperluan dana perseroan dan harga dari pelaksanaan HMETD. Bersamaan dengan PUT I tersebut, DADA juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 280,35 Waran Seri II atau setara dengan 10% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Adapun, setiap 16 saham hasil pelaksanaan HMETD melekat 1 Waran Seri II. Waran Seri II adalah efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp20.

Baca Juga: Diamond Citra Bidik Laba Bersih Rp30 Miliar di 2020

Setiap pemegang 1 waran berhak untuk membeli 1 saham DADA dengan harga pelaksanaan Rp300, sehingga seluruhnya berjumlah sebesar-besarnya Rp84,10 miliar. Adapun, tampil sebagai pembeli siaga dalam rights issue ini adalah Universal Headway System Pte.Ltd. (UHS), Global Modern Investasia Pte.Ltd. (GMI), dan Asian Growth Company Pte.Ltd. (AGC).

DADA pun bakal meminta restu dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 10 November 2021 untuk mengeksekusi rights issue. Lebih lanjut, DADA menjelaskan apabila publik tidak melaksanakan HMETD maka pembeli siaga akan menyerap seluruh saham yang diterbitkan lewat rights issue senilai total Rp393,60 miliar. Namun, apabila investor publik melaksanakan haknya, maka sekitar 13,97% akan digunakan DADA untuk modal kerja. Sedangkan sekitar 86,03% akan digunakan untuk mengakuisisi 11.812 saham CDP yang dimiliki UHS, GMI, dan AGC senilai Rp393,60 miliar.

Dalam hal terdapat sisa HMETD dalam PUT I ini, maka UHS, GMI dan AGC selaku pembeli siaga akan melaksanakan dalam bentuk nontunai (inbreng) sisa HMETD yang diterbitkan perseroan melalui pelaksanaan HMETD sebanyak-banyaknya 3,85 miliar pada harga penawaran yaitu Rp102 menggunakan 11.812 saham CDP milik UHS, GMI dan AGC dengan nilai Rp393,60 miliar.

Asal tahu saja, perseroan dalam memacu pertumbuhan bisnisnya akan terus menggenjot rencana pengembangan rumah tapak atau rumah susun low rise dengan harga yang cukup terjangkau. Strategi bisnis ini mencakup akuisisi lahan dan juga kerja sama dengan sejumlah pemilik lahan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini