Dia juga melihat, pertumbuhan penjualan semen domestik INTP lebih lambat dari pertumbuhan volume industri sepanjang delapan bulan pertama 2021, sekitar 5,6% yoy. Namun, menurutnya, pemulihan volume bertahap akan berlanjut seiring dengan perkembangan kasus Covid-19 harian yang lebih rendah, karena kasus positif di Indonesia sudah menunjukkan tren penurunan.
"Selain itu, semester kedua tahun ini biasanya merupakan musim yang lebih menguntungkan untuk permintaan semen. Selama 2019/2020, volume penjualan domestik semester II INTP sekitar 31% dan 29% lebih tinggi dari semester I," tuturnya, dikutip dari Harian Neraca, Kamis (11/11/2021).
Dengan demikian, Mirae Asset berharap akan ada lebih banyak pemulihan volume di bulan-bulan mendatang. Mirae Asset pun mempertahankan perkiraan volume penjualan semen total 2021 INTP sebesar 18,1 juta ton. Hal ini didukung oleh potensi lebih banyaknya proyek konstruksi di semester II/2021 dan potensi dimulainya kembali kegiatan ekonomi secara bertahap.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.