Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kantongi Investasi Rp633,32 Triliun, Bahlil: Bukan Angka Kaleng Kerupuk

Rina Anggraeni , Jurnalis-Kamis, 11 November 2021 |10:54 WIB
Kantongi Investasi Rp633,32 Triliun, Bahlil: Bukan Angka Kaleng Kerupuk
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia ungkap investasi dari UEA bukan sekedar angka (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat investasi yang berhasil dikantongi dari Forum Bisnis Indonesia-Uni Emirate Arab (UEA) mencapai USD44,6 miliar atau setara dengan Rp633,32 triliun (asumsi kurs Rp14.200/USD).

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan total nilai investasi ini sangat menguntungkan Indonesia.

Baca Juga: Tak Hanya Ingin Jadi Importir Vaksin, Luhut Pastikan Pfizer Investasi di RI

"Baik dari Eropa maupun negara lainnya berinvestasi di Indonesia. Eropa masuk lima besar investasi di Indonesia. Persatuan Uni Emirat Arab ini total investasi sebesar USD44,6 miliar ini bukan angka kaleng kerupuk," kata Bahlil dalam video virtual, Kamis (11/11/2021).

Baca Juga: Masyarakat Rugi Rp117 Triliun Gegara Investasi Bodong, Kenali Modus-modusnya

Menurutnya, investasi dari UEA yang berfokus pada tiga poin yaitu investasi energi terbarukan, investasi membangun industri yang berbasis pengelolaan lingkungan yang baik dan investasi dengan kolaborasi yang baik.

"Investasi ini infrastruktur persoalan alat kesehatan data center di sektor hilirisasi dan energi baru terbarukan. 44,6 miliar itu yaitu dengan air produk 13 billion dolar untuk hilirisasi batubara low kalori," katanya.

Dia menambahkan kepercayaan Uni Emirat Arab (UEA) semakin hari semakin baik. Bahkan, pernyataan UEA ini melihat Indonesia membuat undang undang cipta kerja yang memudahkan investasi.

"Di mana Indonesia berubah pasca berlakunya UU Ciptaker rasa ada kepastian dan transparansi dan kecepatan itu mulai terjadi ini bukan pekerjaan yang gampang dan harus kerja bersama," tandasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement