3. Tidak Menggunakan Stop Loss
Fitur Stop Loss sebagai alat manajemen risiko yang disediakan untuk membantu para trader dalam mengelola bisnis trading forex karena harga pasar forex sulit diprediksi.
Terutama dalam meminimalisir kerugian, jika nilai tukar mata uang yang dipilih melampaui batas harga terendah.
4. Trading Berdasarkan FOMO
FOMO singkatan dari Fear Missing Out diartikan aktivitas bertrading hanya ikut-ikutan dan diliputi perasaan cemas yang berlebihan.
Fenomena FOMO akan menggerus kemampuan Anda dalam mengambil keputusan yang benar. Misalnya, takut tidak kebagian profit, trader dengan cepat membuka posisi meskipun tren harga terlanjur menguat atau sudah menunjukkan tanda perlambatan.
5. Meremehkan Margin
Margin sebagai dana jaminan untuk pembukaan transaksi dalam jumlah lot tertentu. Semakin besar lot yang Anda gunakan, maka semakin besar margin yang diperlukan. Sebaliknya, semakin kecil lot yang Anda gunakan, maka semakin kecil margin yang diperlukan.