"Di sisi lain, kami proyeksikan bahwa ekspor pada bulan Oktober akan terkontraksi tipis di level 0,6% mom atau setara dengan pertumbuhan tahunan sebesar 42,59% yoy," katanya.
Kontraksi nilai ekspor secara bulanan diperkirakan akibat penurunan volume permintaan dari Tiongkok. Secara bulanan, volume impor batu bara ke Tiongkok turun 18,2% mom. Penurunan volume diperkirakan juga terjadi di banyak negara seiring dengan kenaikan harga batu bara yang mencapai 27,58% mom. Penurunan ekspor diikuti oleh kenaikan impor menjadi pendorong penurunan surplus neraca dagang di bulan Oktober.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.