Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Erick Thohir Sebut Ada Skenario Cari Uang dari Sewa Pesawat Garuda Indonesia

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Senin, 15 November 2021 |18:39 WIB
Erick Thohir Sebut Ada Skenario Cari Uang dari Sewa Pesawat Garuda Indonesia
Erick Thohir (Foto: Dok BUMN)
A
A
A

Garuda Indonesia diakui oleh Kementerian BUMN di ambang kebangkrutan. Seperti diketahui Garuda Indonesia itu terlilit utang ratusan triliun di tengah Pandemi Covid-19.

Kebangkrutan Garuda bisa menjadi kenyataan, jika skema restrukturisasi utang yang menjadi opsi Kementerian BUMN tidak disepakati oleh kreditur.

Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, mengakui sejak awal permasalahan bunga biaya sewa pesawat sudah diketahui. Perkara itu pun langsung didiskusikan antara manajemen dan lessor. Meski begitu, lessor berhasil mematok bunga sewa pesawat Garuda Indonesia hingga mencapai 24,7 persen atau empat kali lipat paling tinggi di dunia.

"Dari awal kami bergabung dan melihat, di hari pertama juga kami melihat ini ada problem (sewa pesawat) ini harus dibicarakan. Karena ini very serious karena kita nomor satu paling tinggi," kata Irfan.

Di awal pembicaraan kedua pihak, perusahaan penyewa justru mempertegas patokan bunga sewa yang diberikan kepada maskapai penerbangan pelat merah itu. Di mana, bunga yang diberikan untuk memperoleh keuntungan bisnis.

"Memang pertanyaan atau diskusi atau tanya jawab yang kami lakukan, mereka (lessor) mengatakan kalau orang lain jual Rp1 miliar dan Anda jual Rp2 miliar, ya pantas dong saya sewa ke Anda 2 kali lipat," Irfan mencontohkan.

Namun, sejak 2012-2014 masing-masing pesawat yang sudah disewakan lessor tidak dikenakan bunga. Emiten dengan kode saham GIAA justru membayar sewa bulanan dengan jangka waktu sewa selama 8-12 tahun lamanya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement