Share

Erick Thohir Jawab Faisal Basri soal Balik Modal Proyek Kereta Cepat

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 16 November 2021 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 16 320 2502526 erick-thohir-jawab-faisal-basri-soal-balik-modal-proyek-kereta-cepat-vlibDNGtTt.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone/BUMN)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir memastikan balik modal proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) terjadi 30-40 tahun mendatang. Hal ini dikarenakan proyek strategi nasional (PSN) itu merupakan investasi jangka panjang.

Pernyataan Erick itu merespon komentar Ekonom Senior Indef Faisal Basri, bahwa investasi KCJB tak akan balik modal hingga kiamat nanti.

Menurutnya, proyek infrastruktur seperti MRT, LRT, KCJB, ataupun jalan tol merupakan investasi yang membuahkan hasil dalam waktu jangka panjang.

Baca Juga: Ngeri! Erick Thohir Ingatkan BUMN Bisa Punah seperti Dinosaurus

"Proyek investasi ini yang memerlukan waktu yang sangat panjang. Apakah MRT, LRT, atau sebagian jalan tol, yang di mana, akan dirasakan bukan sekarang, nanti 30-40 tahun lagi," ujar Erick, Selasa (16/11/2021).

Dia mencontohkan, proyek infrastruktur yang dilaksanakan Korea Selatan (Korsel) sejak tahun 1960 lalu. Negara tersebut berani menggelontorkan 50% dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk membiayai berbagai proyek, padahal Korsel termasuk negara miskin karena baru melewati perang saat itu.

Prespektif bisnis dari otoritas negara setempat bersifat jangka panjang. Artinya, pemerintah Korsel melihat buah dari investasi infrastruktur yang dilakukan waktu itu bersifat dalam waktu lama. Penglihatan itu terbukti, Korsel kini menjadi salah negara maju karena dukungan infrastrukturnya.

Baca Juga: Erick Thohir Sebut Ada Skenario Cari Uang dari Sewa Pesawat Garuda Indonesia

"Kalau tidak salah Korea itu menggunakan 50% APBN-nya di tahun 60, ketika Korea miskin setelah perang, hari ini korea membuktikan dengan pembangunan infrastruktur yang luar biasa dia menjadi negara maju," katanya.

Erick menyebut, paradigma bisnis di Korea Selatan sama dengan investasi yang dIlakukan pemerintah saat ini. "Kita juga harus melihat perspektifnya sama, infrastruktur itu tentu konteksnya jangka panjang," kata dia.

Karena itu, Erick optimis KCJB menjadi proyek yang mendukung penguatan makro ekonomi Tanah Air. Dia juga memastikan pasca KCJB dirampungkan, proyek strategis itu akan di lanjutkan hingga ke Surabaya, Jawa Timur.

"Kereta cepat ini, saya sudah buat statement harus dilanjutkan sampai Surabaya, ada statement saya, Pak Presiden juga bicara hal yang sama, tapi masalahnya yang ini (Jakarta-Bandung) saja belum selesai, masa lanjut," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini