Danareksa Jadi Induk Holding BUMN, Erick Thohir Ungkap Rencana Investasi Solar Panel

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Kamis 25 November 2021 16:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 25 320 2507384 danareksa-jadi-induk-holding-bumn-erick-thohir-ungkap-rencana-investasi-solar-panel-spmL7IRu4x.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone/BUMN)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan rencana besar PT Danareksa (Persero) usai ditetapkan sebagai holding BUMN. Diantaranya yakni melakukan investasi solar panel.

Menurutnya, seluruh Kawasan Industri di bawah Danareksa akan memulai membuka pembicaraan dengan PT PLN (Persero) untuk merealisasikan investasi di sektor energi tersebut.

Kemudian kata dia saat ini proses konsolidasi sejumlah Kawasan Industri dan perusahaan pelat merah lainnya untuk menjadi anak usaha Danareksa.

"Nanti saya minta daripada Kawasan Industri di bawah Danareksa untuk memulai pembicaraan dengan para tenan supaya melakukan investasi solar panel bersama PLN," ujar Erick dalam gelaran pembukaan Kawasan Industri Medan (KIM), Investment Expo 2021, Kamis (25/11/2021).

Baca Juga: Alasan Erick Thohir Turun Tangan Urus Toilet SPBU Pertamina, dari Bayar Kini Gratis

Tujuan investasi solar panel sendiri bertujuan merealisasikan penerapan energi baru terbarukan atau renewable energy di Indonesia. Erick pun menekan, semua Kawasan Industri harus mengedepankan listrik berbasis renewable energy.

Sebagai perseroan negara, lanjut dia, tidak mungkin operasional Kawasan Industri tidak didasarkan pada pengelolaan limbah (waste management) dan pengelolaan air (water treatment). Langkah itu harus dilakukan untuk mendorong ekosistem renewable energy, sekaligus iklim usaha yang baik.

Baca Juga: Toilet di SPBU Pertamina yang Kini Gratis, Erick Thohir Bertindak Ahok Merespons

"Apa yang dilakukan hari ini, waste manajemen karena tidak mungkin kawasan industri kumuh, kawasan industri juga tidak menyelesaikan limbah-limbahnya, dan tentu pelan-pelan kita juga mematuhi yang namanya water treatment, semua ini kita harapkan menjadi ekosistem supaya kita bisa bersaing," kata dia.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan Danareksa sebagai induk Holding BUMN. Usai penetapan tersebut, manajemen perseroan tengah mengkonsolidasikan sejumlah BUMN untuk dijadikan anak usaha Danareksa.

Direktur Utama Danareksa, Ari Soerono menyebut, dalam proses konsolidasi ada dua tahap yang dilalui. Pada tahap pertama, pihaknya memproses Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 113 Tahun 2021 tentang Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia untuk Pendirian Perusahaan Perseroan (Persero) "Danareksa".

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini