Share

Bandara Kualanamu Dikelola Perusahaan India, KPPU: Kita Lihat Ini Kerjasama Bisnis

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Selasa 30 November 2021 11:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 30 320 2509487 bandara-kualanamu-dikelola-perusahaan-india-kppu-kita-lihat-ini-kerjasama-bisnis-Y3Q1hrJVYg.png Bandara Kualanamu (Foto: AP II)

MEDAN - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan belum menemukan adanya pelanggaran prinsip persaingan usaha dalam kerja sama pengelolaan Bandara Internasional Kualanamu di Deliserdang, Sumatera Utara, antara PT Angkasa Pura II dan konsorsium perusahaan asal India, GMR Airport.

Akan tetapi, KPPU akan melakukan pengawasan terhadap kerjasama yang berkontrak hingga 25 tahun itu.

"Sejauh ini kita belum ada temukan pelanggaran prinsip usaha dalam kerjasama itu. Kita masih lihat kerjasama itu murni bisnis ke bisnis," kata Kepala Kantor Wilayah KPPU Medan, Ridho Pamungkas, Selasa (30/11/2021).

Baca Juga: Heboh Kabar Bandara Kualanamu Dijual, Begini Kata Stafsus Erick Thohir

Menurut Ridho, kerja sama itu dilakukan dengan tujuan untuk menarik investor, terutama investor membawa dana segar ke Indonesia.

"Namun kita juga akan lihat, apakah dalam prosesnya pemilihan mitra swastanya ada beauty kontes atau tidak," tukasnya.

Yang menjadi fokus pengawasan KPPU, kata Ridho, adalah kemungkinan adanya monopoli dalam pengelolaan jasa pendukung kebandarudaraan setelah dikerjasamakan dengan pihak swasta.

Baca Juga: Penjelasan AP II soal Kabar Jual Bandara Kualanamu ke Perusahaan India

"Jangan ada penguasaan tunggal seperti untuk kargo maupun bisnis di bandara lainnya," tukasnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sebelumnya, Direktur PT Angkasa Pura Aviasi, Haris menjelaskan bahwa tidak ada penjualan aset Bandara Kualanamu kepada pihak asing. Melainkan kerja sama atau mitra strategis pengembangan dan operasi bandara tersebut bersama GMR Airport Consortium.

Dengan kerja sama ini, Haris mengatakan ada tujuan dan harapan yang akan dibangun. Yang mana, akan menjadi Bandara Kualanamu menjadi HUB Internasional di Asia Tenggara ini.

"Makanya kita membutuhkan kerja sama dengan GMR Airport yang nanti bisa membawa traffic ke Bandara Kualanamu khususnya penerbangan internasional,” ucap Haris.

Dalam mitra strategis ini, Haris menyebutkan bahwa GMR akan masuk ke dalam kepemilikan saham PT Angkasa Pura Aviasi dengan kepemilikan saham 49 persen.

“Jadi, bukan Bandara Kualanamu, Bandara Kualanamu merupakan aset PT Angkasa Pura II," tutur Haris.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini