Share

PNS Diganti Robot, Pengamat: Banyak Pekerjaan Hilang

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Selasa 30 November 2021 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 30 320 2509609 pns-diganti-robot-pengamat-banyak-pekerjaan-hilang-shflNhMKIc.jpg PNS Bakal Digantikan Robot (Foto: Setkab)

JAKARTA - Pemerintah berencana menggantikan posisi PNS dengan kecerdasan buatan atau robot. Walau demikian, tidak semua PNS akan digantikan oleh robot. Akan tetapi, ada kolaborasi antara sumber daya manusia dengan teknologi.

Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio menilai, kebijakan tersebut diambil untuk efisiensi. Di mana, saat ini juga sudah banyak sektor pekerjaan yang hilang.

“Bukan soal cocok atau tidak cocok tapi efisiensi. Kan sekarang juga sudah banyak sektor pekerjaan yang hilang. Misalnya penjaga GTO maupun tempat parkir. Operator pelayanan dan sebagainya berkurang secara bertahap,” ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia di Jakarta, Selasa (30/11/2021).

Baca Juga: PNS Bakal Digantikan Robot, Tjahjo Kumolo: Efisiensi Anggaran

Di tempat yang berbeda, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo buka-bukaan soal PNS digantikan robot. Dia mengatakan bahwa penerapan teknologi ini dilakukan untuk efektivitas kerja dan efisiensi anggaran

“Ujungnya efektivitas kerja, kolaborasi dan efisiensi anggaran dan fokus program kerja,” katanya saat dihubungi.

Dia mengatakan bahwa saat ini pemerintah sedang menyiapkan super apps sebagai bagian digitalisasi di pemerintahan.

“Sedang disusun konsep dan Super Apps. (Juga) Inovasi-inovasinya,” ujarnya.

Super Apps ini memungkinkan penggabungan berbagai aplikasi yang ada di pemerintahan. Seperti diketahui Super Apps memungkinkan penyediaan beragam layanan dalam satu aplikasi.

“Ya benar (penggabungan aplikasi). Aplikasi yang cepat,” ungkapnya.

Sebelumnya, Mantan Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti juga mengusulkan pemangkasan jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS). Menurut Susi, pemangkasan PNS akan membawa kemajuan bagi pemerintahan.

Saat ini, profesi PNS masih menjadi salah satu cita-cita banyak orang. Namun, jumlah PNS di Indonesia dinilai terlalu 'gemuk'.

"Sudah saatnya PNS direstrukturisasi. Perbankan telah melakukan. Tiap departemen bisa dipotong 30% pegawainya dalam 2 tahun dan bertahap rekrut baru 10% yang cumlaude/top class, lakukan 2 tahun sekali, tahun ke-3 lakukan hal yang sama," tulis Susi di akun Twitternya @susipudjiastuti, dikutip MNC Portal Indonesia.

Sekadar informasi, Badan Kepegawaian Negara (BKN) merilis data statistik PNS di Indonesia per 31 Desember 2018. Berdasarkan data tersebut, disebutkan jumlah PNS per 31 Desember 2018 adalah 4.185.503 pegawai.

Dari jumlah pegawai tersebut 939.236 PNS bertugas di Instansi Pusat (22,44%). Sedangkan sisanya alias 3.246.267 pegawai bertugas di Instansi Daerah (77,56%).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini