Share

Punya Harta Rp168 Triliun, Sumber Kekayaan Jack Dorsey Ternyata Bukan dari Twitter

Zikra Mulia Irawati, Jurnalis · Selasa 30 November 2021 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 30 455 2509512 punya-harta-rp168-triliun-sumber-kekayaan-jack-dorsey-ternyata-bukan-dari-twitter-Fb63TV1oO8.png Jack Dorsey Mundur dari Twitter. (Foto: Okezone.com/Forbes)

JAKARTA - Pendiri Twitter Jack Dorsey mengundurkan diri sebagai CEO Twitter. Dia meninggalkan posisi tersebut dengan total kekayaan USD11,8 miliar atau setara Rp168,7 triliun (kurs Rp14.300/USD).

Mengutip data Forbes, Selasa (30/11/2021), Dorsey menempati posisi ke-53 dalam daftar Forbes 400 di 2021. Dia telah memasuki daftar ini sejak 2012. Seiring berjalannya waktu, kekayaannya terus meningkat.

Baca Juga:Jack Dorsey Resmi Mundur Jadi CEO Twitter

Namun, kekayaan itu rupanya tidak berasal dari Twitter. Dorsey mendapatkan 88% kekayaannya dari 11% sahamnya di perusahaan fintech bernama Square. Perusahaan itu ia dirikan bersama Jim McKelvey pada 2009. Dia juga mengambil posisi sebagai CEO di perusahaan tersebut.

Square memiliki layanan yang memungkinkan pembayaran dengan kartu kredit untuk para pemilik bisnis kecil. Tak hanya itu, Square juga memiliki aplikasi transfer uang bernama CashApp. Sejak 2020, nilai saham Square meningkat tiga kali lipat hingga USD213 per bagian.

Baca Juga: Mundur dari CEO Twitter, Jack Dorsey Punya Kekayaan Rp168,7 Triliun

Pada 2015, Square menjadi perusahaan terbuka. Di tahun yang sama, Dorsey kembali menjabat sebagai CEO Twitter setelah dipecat pada 2008. Dengan demikian, Dorsey menjabat sebagai CEO di dua perusahaan selama enam tahun.

Dorsey juga melakukan kegiatan amal dengan kekayaannya yang melimpah. Pada April 2020, dia mendonasikan sepertiga sahamnya di Square yang saat itu bernilai sekitar USD1 miliar untuk mendanai pemulihan Covid-19, kesehatan perempuan, pendidikan, dan upaya pendapatan dasar universal.

Meski telah mundur dari posisi CEO, Dorsey akan tetap berada di jajaran direktur Twitter hingga masa jabatannya habis, yaitu pada Mei 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini