Share

Gedung hingga Rekening Indosat M2 Dibekukan, Ini Penjelasan ISAT

Anggie Ariesta, Jurnalis · Kamis 02 Desember 2021 16:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 02 278 2510925 gedung-hingga-rekening-indosat-m2-dibekukan-ini-penjelasan-isat-tzqzFG3LY0.jpg Gedung hingga Rekening Indosat M2 Dibekukan (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Indosat Tbk (ISAT) memberikan penjelasan terkait diambil alihnya PT Indosat Mega Media (IM2) oleh Kejaksaan Agung akibat eksekusi Putusan Mahkamah Agung No.787/PID.SUS/2014 tanggal 10 Juli 2014.

Penjelasan ISAT disampaikan dalam keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Alternate Corporate Secretary Samuel Heru Wibowo mengatakan, ada sejumlah aset yang akan dieksekusi untuk penyelesaian perkara tersebut.

"Aset IM2 yang dibekukan saat ini mencakup tanah, gedung, kendaraan dan rekening banknya," tulis Samuel dalam keterbukaan informasi, Jakarta, Kamis (2/12/2021).

Baca Juga: Indosat Tetap Lakukan Upaya Hukum di Kasus IM2

Dalam Keterbukaan Informasi sebelumnya disebutkan bahwa mengingat kondisi keuangan IM2, maka IM2 akan ditempatkan pada posisi yang kemungkinan harus diambil alih dan mengingat dalam Laporan Keuangan Perseroan sudah terdapat penyisihan untuk kasus hukum sebesar Rp1,36 triliun untuk kasus tersebut.

Maka itu, Indosat saat ini berencana untuk menutup seluruh kegiatan bisnis IM2. IM2 dinilai sudah tak mampu untuk melanjutkan usahanya.

"Perseroan tidak akan mengambil alih IM2. Sebagaimana dimuat dalam keterbukaan informasi tersebut, perseroan sedang menjajaki penutupan IM2 karena liabilitas IM2 lebih besar dari aset IM2 dan saat ini IM2 tidak mampu lagi untuk melanjutkan kegiatan usahanya," katanya.

Penyitaan aset IM2 juga dinilai tidak berdampak signifikan terhadap kinerja keuangan Indosat Ooredoo. Bahkan kontribusi IM2 terhadap perseroan kurang dari 1,5%.

"Potensi kerugian perseroan atas berhentinya operasional IM2 masih belum bisa ditentukan saat ini karena kerugian tersebut akan ditentukan berdasarkan nilai aset yang dapat direalisasikan dan estimasi penyelesaian kewajiban yang akan dihitung oleh likuidator," katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini