Share

Ahok Pastikan Pertamina Bayar Pajak Bahan Bakar

Suparjo Ramalan, iNews · Sabtu 11 Desember 2021 10:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 11 320 2515367 ahok-pastikan-pertamina-bayar-pajak-bahan-bakar-QHQBsCA3hx.jpg Ahok pastikan Pertamina bayar pajak bahan bakar (Foto: Okezone)

JAKARTA – Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) menyebut Pertamina belum menyetorkan pajak bahan bakar. Mengenai hal tersebut, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memastikan Dewan Direksi perseroan akan melakukan pembayaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

Untuk diketahui, PBBKB terkandung dalam kompensasi BBM yang diterima dari pemerintah. Selaku Komisaris Utama, Ahok telah mengkonfirmasi temuan BPK kepada Dewan Direksi.

Baca Juga: Cadangan BBM Indonesia 19 Hari, Cukup?

"Direksi jawab akan bayar, tinggal nunggu jawaban (transfer) ke rekening mana," ujar Ahok saat dihubungi MNC Portal Indonesia (MPI), Sabtu (11/12/2021).

Selain BUMN di sektor energi itu, PT AKR Corporindo tercatat belum juga menyetorkan PBBKB. Ketua BPK Agung Firman Sampurna mencatat, nilai PBBKB yang belum disetor masing-masing sebesar Rp1,96 triliun dan Rp28,67 miliar.

Baca Juga: BPK Ungkap Pertamina dan AKR Belum Setor Pajak Bahan Bakar Rp2 Triliun

"PT Pertamina dan PT AKR Corporindo belum menyetorkan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor yang terkandung dalam kompensasi BBM yang diterima dari pemerintah, masing-masing sebesar Rp1,96 triliun dan Rp28,67 miliar," ujar Agung saat sidang Paripurna DPR RI pada Selasa kemarin.

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

Penerapan aturan PBBKB merupakan kebijakan yang diperkirakan pemerintah agar memberikan sumbangsih terhadap anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Untuk APBN, adanya diskriminasi tarif diharapkan dapat mengurangi subsidi BBM.

Sementara, adanya penetapan tarif maksimal yang memungkinkan daerah atau provinsi dapat menerapkan tarif PBBKB berbeda dengan daerah lainnya yang nantinya berdampak terhadap penerimaan APBD masing-masing daerah.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini