Share

Pelabuhan Patimban Dikelola Swasta, Menhub Bilang Begini

Athika Rahma, Jurnalis · Sabtu 18 Desember 2021 13:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 18 320 2518966 pelabuhan-patimban-dikelola-swasta-menhub-bilang-begini-KaIpYpjvIZ.jpg Pelabuhan Patimban Dikelola PT Pelabuhan Patimban Internasional.(Foto: Okezone.com/Pelindo)

JAKARTA - PT Pelabuhan Patimban Internasional (PPI) mejadi pihak swasta ngelola Pelabuhan Patimban. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pun optimis alih kelola Pelabuhan Patimban akan meningkatkan daya saing logistik nasional.

"Saya yakin karena kekuatan swasta nasional sudah hadir di sini dan dengan support Jepang Insya Allah kita menjadi suatu tempat yang menjadi suatu simbol meningkatnya logistik nasional yang lebih baik," ujar Menhub dalam sambutannya, dikutip dari kanal YouTube Kementerian Perhubungan, Sabtu (18/12/2021).

Baca Juga: Indonesia Timur Tak Lagi Bergantung Pasokan Beras dari Pulau Jawa

Menhub berujar, Pelabuhan Patimban terintegrasi dengan Pelabuhan Tanjung Priok untuk menjadi new hub di kawasan Asia Tenggara. Untuk itu, PT PPI akan berkolaborasi dengan PT Pelindo untuk mewujudkan hal ini.

"Kami harapkan kerjasamanya ditingkatkan jadi lebih baik," katanya.

Baca Juga: Digabung, Pelindo Jadi Operator Terminal Petikemas Terbesar ke-8 Dunia

Pihaknya mengimbau kepada perusahaan-perusahaan otomotif untuk memaksimalkan penggunaan Pelabuhan Patimban dengan baik sehingga Indonesia bisa menjadi eksportir otomotif yang berdaya saing.

"Saya imbau Toyota memberikan komitmen, Daihatsu, dan industri otomotif lain agar kita jadi eksportir yang real, kita harus kalahkan pesaing kita, kita tingkatkan daya saing logistik nasional dengan Pelabuhan Patimban ini," pungkasnya.

Pelabuhan Patimban merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), yang memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan perekonomian di wilayah Jawa Barat dan juga secara nasional.

Pelabuhan Patimban akan menjadi cikal bakal kawasan industri dan perkotaan baru di Jabar bernama Rebana (Cirebon, Subang, Patimban dan Kertajati) Metropolitan, yang meliputi enam kabupaten dan satu Kota Cirebon, dengan jantung pertumbuhan kawasan Pelabuhan Patimban dan Bandara Kertajati.

Dibangun sejak tahun 2018, saat ini pembangunannya telah memasuki Tahap 1-2 (2021-2023) yang meliputi pembangunan terminal peti kemas dengan kapasitas 3,75 juta TEUs dan terminal kendaraan dengan kapasitas total sampai dengan 600.000 CBU serta Terminal RoRo 200 meter.

Adapun di dalam area pelabuhan terdapat fasilitas pelabuhan, seperti dermaga peti kemas (421,025m x 34,2m), dermaga kendaraan (308,6m x 33m), perpanjangan trestle (333,1m), lapangan penyimpanan kendaraan (kapasitas 218.000 CBU), lapangan penumpukan peti kemas (kapasitas 250.000 TEUs), area reklamasi (60 Ha), pengerukan kolam (-10 m), jalan pelabuhan dan gedung administrasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini