Direktur Pembinaan Program Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Sunindyo Suryo Herdadi mengatakan, ada kendala-kendala yang dialami perusahaan di lapangan dimana sejak pertengahan tahun 2021 hingga akhir tahun ini curah hujan cukup tinggi. Hal ini membuat beberapa perusahaan tidak bisa merealisasikan produksinya.
"Ada fenomena alam yang menjadi faktor pengaruh terhadap realisasi. Di Kalimantan dan sekitarnya ada fenomena La Nina sehingga curah hujan sangat tinggi sekali, sehingga karena alasan keselamatan dan juga penataan tambang itu sendiri," katanya.
Dia berharap disela-sela kondisi yang kondusif, perusahaan dapat melakukan kegiatan produksi. "Diharapkan perusahaan akan tetap menjalankan rencana produksi yang disetujui oleh pemerintah," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.