Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Batu Bara dan Nikel Prospektif, Kebutuhan Kontraktor Tambang Diproyeksi Naik

Taufik Fajar , Jurnalis-Selasa, 05 Mei 2026 |13:29 WIB
Batu Bara dan Nikel Prospektif, Kebutuhan Kontraktor Tambang Diproyeksi Naik
Potensi Batu Bara dan Nikel (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Prospek industri pertambangan dinilai mendorong kebutuhan jasa kontraktor tambang. Hal ini terlihat dengan kenaikan permintaan pada komoditas batu bara dan nikel. 

Dokumen Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik 2025-2034 memproyeksikan permintaan listrik nasional tumbuh 5,3 persen per tahun. Kenaikan ini menjaga konsumsi batu bara tetap stabil sebagai penopang pembangkit listrik. 

Peran batu bara masih dominan dalam bauran energi. Tren energi baru terbarukan terus naik, tetapi batu bara tetap menjadi sumber utama listrik. 

Komoditas nikel menunjukkan arah pertumbuhan jangka panjang. Indonesia menguasai 67 persen produksi nikel global. Pangsa ini diproyeksikan naik menjadi 74 persen pada 2035.

Menurut Direktur Utama PT Andalan Artha Primanusa, Gahari Christine aktivitas tambang meningkat. Permintaan yang stabil mendorong operasi di lapangan menjadi lebih besar dan kompleks.

Kondisi ini meningkatkan kebutuhan jasa kontraktor tambang. Perusahaan tambang membutuhkan mitra untuk menjaga efisiensi dan produktivitas. 

"Di industri pertambangan, yang paling menentukan bukan hanya resource, tapi konsistensi eksekusi di lapangan," ujar Gahari Christine dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/5/2026).

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement