Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Indeks Dolar AS Tergelincir Tertekan Penguatan Euro

Antara , Jurnalis-Kamis, 23 Desember 2021 |06:59 WIB
Indeks Dolar AS Tergelincir Tertekan Penguatan Euro
Dolar AS melemah (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Indeks dolar AS melemah pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Euro dan dolar Australia menekan kurs Dolar AS.

Dolar AS melemah karena para pedagang berubah lebih positif tentang prospek ekonomi, bahkan ketika kasus Omicron meroket dan investor bersiap untuk menghadapi lebih banyak volatilitas.

Baca Juga: Dilirik Investor, Dolar AS Rebound terhadap Euro

Selera risiko telah meningkat sejak Senin (20/12/2021), ketika pasar diguncang oleh pembatasan pemerintah-pemerintah terkait dengan penyebaran varian Omicron, dan setelah Senator AS Joe Manchin mengatakan dia tidak akan mendukung paket pengeluaran fiskal baru.

"Dolar melemah karena dorongan penghindaran risiko (risk-off) terus surut," analis Brown Brothers, Harriman mengatakan dalam sebuah laporan pada Rabu (22/12/2021), menambahkan bahwa "kita kemungkinan dalam periode konsolidasi untuk saat ini mengingat kurangnya penggerak baru yang besar."

Baca Juga: Indeks Dolar AS Loyo Tertekan Data Inflasi

Dolar merosot 0,19% terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya menjadi 96,257.

Namun, indeks dolar tetap mendekati level tertinggi satu setengah tahun di 96,938 yang dicapai pada 24 November, di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve lebih dekat untuk menaikkan suku bunga daripada banyak bank sentral lainnya.

Data pada Rabu (22/12/2021) menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi AS melambat tajam pada kuartal ketiga di tengah meningkatnya infeksi COVID-19, tetapi aktivitas telah meningkat, menempatkan ekonomi di jalur untuk mencatat kinerja terbaiknya tahun ini sejak 1984.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement