Share

Serikat Pekerja Mogok Kerja Gegara Gaji Dipotong dan Minta Dirut Pertamina Dicopot, Ini Reaksi Ahok

Athika Rahma, Jurnalis · Jum'at 24 Desember 2021 08:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 24 320 2521854 serikat-pekerja-mogok-kerja-gegara-gaji-dipotong-dan-minta-dirut-pertamina-dicopot-ini-reaksi-ahok-lczrBN66QE.jpg Serikat Pekerja Pertama Berencana Mogok Kerja. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pekerja Pertamina yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) berencana mogok kerja pada 29 Desember 2021 hingga 7 Januari 2022. Aksi ini disebut-sebut berkaitan dengan rencana pemotongan gaji karyawan.

Saat dikonfirmasi, Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memilih untuk bungkam.

"Bisa ke Dirut saja," ujar Ahok saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Jumat (24/12/2021).

Baca Juga: Serikat Pekerja Pertamina Bertemu Manajemen, Aksi Mogok Dibatalkan?

Adapun, aksi mogok kerja ini diancam akan dilakukan karena FSPPB menilai manejemen Pertamina gagal membangun hubungan industrial yang harmonis dengan pekerja. Bahkan, FSPPB meminta kepada Menteri BUMN untuk mencopot Dirut Pertamina.

Alasan lain FSPPB mengancam mogok kerja ini ialah tidak tercapainya kesepakatan untuk melakukan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) di Pertamina antara pengusaha dan pekerja yang diwakili FSPPB, pengusaha dan pekerja yang diwakili FSPPB gagal melakukan perundingan.

Baca Juga: Panggil Serikat Pekerja-Direksi Pertamina soal Mogok Kerja, Kemnaker Turun Tangan

Kemudian, tidak adanya itikad baik dari Direktur Utama untuk membangun industrial peace atau hubungan kerja yang harmonis, dinamis dan berkeadilan.

Lalu, tidak diindahkannya berbagai upaya damai yang sudah ditempuh FSPPB dan diabaikannya tuntutan kepada Menteri BUMN untuk mengganti pimpinan dan Direktur Utama Pertamina yang lebih baik.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini