Share

Serikat Pekerja Pertamina Bertemu Manajemen, Aksi Mogok Dibatalkan?

Athika Rahma, Jurnalis · Jum'at 24 Desember 2021 08:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 24 320 2521851 serikat-pekerja-pertamina-bertemu-manajemen-aksi-mogok-dibatalkan-i5FI7XMobs.jpg Pertamina Bertemu Serikat Pekerja. (Foto: Okezone.com/Pertamina)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) Tbk telah melakukan pertemuan dengan Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan Jakarta. Pertemuan dilakukan sebagai respons atas dinamika hubungan industrial yang tengah terjadi di internal PT Pertamina.

"Pertemuan ini sebagai upaya nyata Kemnaker untuk merespon kondisi hubungan industrial yang sedang berkembang di masyarakat Indonesia dan hangat dibicarakan, baik pada media online dan media sosial yang dalam beberapa hari menjadi topik bahasan yang hangat," kata Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker Indah Anggoro Putri dalam keterangannya, Jumat (24/12/2021).

Baca Juga: Panggil Serikat Pekerja-Direksi Pertamina soal Mogok Kerja, Kemnaker Turun Tangan

Putri mengatakan, dinamika hubungan industrial yang terjadi di PT Pertamina menyebabkan para karyawan berencana melakukan mogok kerja pada 29 Desember 2021. Rencana mogok kerja ini telah diberitahukan kepada stakeholders.

"Oleh karenanya, Kemnaker menfasilitasi audiensi kekeluargaan kedua belah pihak pada tanggal 22 Desember 2021, di mana hadir dalam pertemuan tersebut Direksi SDM dan tim, serta Presiden FSPPB dan tim," katanya.

Baca Juga: Erick Thohir Larang Serikat Pekerja Pertamina Mogok Kerja!

Audiensi tersebut menghasilkan sejumlah titik persoalan di antaranya konsultasi dan komunikasi antar pihak masih perlu dioptimalkan, salary increase (kenaikan upah) diperlukan komunikasi yang efektif antar pihak, kedua belah pihak akan mencermati insentif sesuai dengan content PKB serta penguatan persepsi para pihak terkait lingkup kewenanganya dengan mendasarkan pada ketentuan yang berlaku.

"Untuk dapat memfolow-up identifikasi dimaksud akan digelar pertemuan lanjutan pasca Natal dan sebelum Tahun Baru," ujarnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini